JAKARTA –
**Borneonews - Washington** Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan pernyataan yang mengkhawatirkan mengenai masa depan Israel jika Wakil Presiden Kamala Harris berhasil meraih kemenangan dalam pemilihan presiden yang dijadwalkan berlangsung pada bulan November mendatang. Dalam pidatonya yang disampaikan kepada para pendukung di Negara Bagian Wisconsin pada hari Sabtu, Trump menyebutkan bahwa Israel akan "menghadapi malapetaka" seandainya Harris berkuasa. Ia menegaskan bahwa jika ia tidak terpilih, Israel dan Harris sebagai pemimpin baru Amerika Serikat akan mengalami masa-masa sulit, "Israel akan sengsara dan bisa saja kehilangan eksistensinya dalam satu atau dua tahun," ungkapnya secara tegas. Trump juga menyatakan keyakinannya bahwa dirinya lah yang mampu menstabilkan kawasan Timur Tengah dan menghindarkan dunia dari kemungkinan terjadinya *World War III* atau Perang Dunia Ketiga. Ia menambahkan dengan nada khawatir, "Saya harus menang. Jika tidak, Anda semua akan menghadapi tantangan yang belum pernah kita rasakan sebelumnya. Negara kita mungkin tidak akan ada lagi. Ini mungkin pemilihan terakhir kita," ungkapnya. Menjelang pemilihan presiden, Trump dan Harris bersiap untuk menjalani debat presiden pertama mereka. Debat ini dijadwalkan akan diselenggarakan pada hari Selasa, 10 September 2024, di National Constitution Center yang terletak di Philadelphia, dengan pemandu acara David Muir dan Linsey Davis dari ABC News yang akan memimpin diskusi tersebut. ANTARA