GORONTALO –
**Borneonews - Gorontalo**, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Gorontalo mengundang seluruh mahasiswa dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) untuk berpartisipasi dalam pengawasan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2024. Melalui program Bawaslu Ngampus, lembaga ini berupaya mengedukasi mahasiswa mengenai pentingnya peran aktif mereka dalam mengawasi setiap tahapan pilkada di Provinsi Gorontalo. Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Mohamad Fajrin Arsyad, mengungkapkan bahwa kehadiran mereka di kampus ini merupakan langkah strategis untuk mengajak mahasiswa berkontribusi dalam menjaga integritas pemilu. Bawaslu Ngampus bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, dalam pengawasan pemilu. Program ini diharapkan dapat menjadikan pemilu yang jujur, transparan, dan adil, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem pemilu. "Kami sangat mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa, untuk melihat dan melaporkan setiap pelanggaran yang terjadi selama pemilu," jelas Arsyad. Dr. Abdul Hafidz Olii, M.Si, Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, menyambut positif inisiatif Bawaslu Ngampus. Ia menekankan bahwa program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar sekaligus berkontribusi bagi pelaksanaan pengawasan pemilu yang bersih dan adil. “Mahasiswa diharapkan dapat menjadi bagian dari masyarakat intelektual yang berupaya mendukung fungsi pengawasan pada seluruh tahapan pemilu,” ujarnya. Kegiatan Bawaslu Ngampus berlangsung di aula rektorat UNG dan menarik minat ratusan mahasiswa yang datang untuk mengikuti sesi tersebut. Acara ini mengusung tema peningkatan peran partisipasi mahasiswa dalam pengawasan pilkada serentak tahun 2024 dan menghadirkan lima narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk tenaga ahli dari DPR RI, aktivis pemilu, serta akademisi yang berpengalaman di bidang ini. Melalui pendekatan langsung kepada mahasiswa, Bawaslu berharap dapat membangun kesadaran dan tanggung jawab di kalangan generasi muda untuk berperan aktif dalam pengawasan pemilu yang demokratis. ANTARA