PALANGKARAYA –
**Borneonews - Kapuas**, Seorang pria berusia 46 tahun yang merupakan korban dari insiden sampan karam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, ditemukan telah meninggal dunia pada Minggu siang. Ahmad M. Saribi, yang menjabat Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, mengkonfirmasi penemuan jenazah korban bernama Riyaman tersebut. Korban ditemukan oleh tim gabungan tidak jauh dari lokasi tenggelamnya sampan yang ditumpanginya. Sebelumnya, Riyaman dilaporkan hilang sejak sampan yang ditumpanginya bersama istrinya, Tati Rofiyatun, tenggelam di sungai dekat Desa Dadahup pada hari yang sama, sekitar pukul 05.30 WIB. Sampan mereka mengalami kebangkitan saat dalam perjalanan menyeberangi sungai menuju Desa Sumber Alaska. Ketika insiden terjadi, Tati Rofiyatun berhasil menyelamatkan diri, sementara suaminya Riyaman tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan hilang. Segera setelah mendapatkan laporan, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kapuas, aparat desa, Koramil, Polsek, serta relawan dan warga setempat, mulai melakukan pencarian. Pencarian dimulai pada pagi hari setelah laporan diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Kapuas. Tim operasi langsung bergerak cepat dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari di sekitar lokasi tenggelamnya perahu. Upaya pencarian ini berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya pada sekitar pukul 11:30 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Tim gabungan segera mengevakuasi jasad korban ke daratan dan selanjutnya membawanya ke rumah duka untuk dimakamkan oleh keluarga. Kejadian tragis ini menjadi perhatian bagi masyarakat sekitar, yang terus menunjukkan kepedulian serta membantu dalam pencarian dan pemulangan jenazah Riyaman. ANTARA