BORNEONEWS, Palangka Raya - Meski dinilai kalah dalam segi permainan, namun Laskar Isen Mulang berhasil memetik kemenangan pada laga perdana. Anak asuh Eko Tamamie diselamatkan keputusan wasit yang memberi titik putih pada menit ke86.

Pada laga yang digelar di Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya, Kalteng Putra FC Palangka Raya sudah unggul satu gol pada menit ke 4. Pemain nomor punggung 22, Ahmad Setiawan berhasil menyarangkan bola ke gawang Celebest FC Palu yang dijaga Mariyo Fabio Londok, Jumat (22/7/2016).

Pada 20 menit awal, Kalteng Putra FC terus menekan pertahanan Celebest. Tim tamu hanya mampu mengandalkan serangan balik yang juga sering gagal sebelum memasuki kotak 40 kaki.

Melihat strategi yang dipakainya kurang tajam, menejer Celebest FC, Rudy Eka Priyambada menarik pemain depan nomor punggung 14, Imam Baihaqi. Dia kemudian memasukan Bustanul Afif dengan nomor 94.

Pergantian yang dilakukan ini terlihat berdampak. Lini tengah tim tamu yang awalnya lebih sering bertahan mulai leluasa memainkan bola. Melihat hal ini, menejer Kalteng Putra FC, Eko Tamamie juga melakukan perubahan dengan menarik Fandhi Fuadhi dan memasukan Munirula.

Pergantian pemain itu, tak memberi dampak besar untuk permainan tim. Celebest FC mampu menguasai bola lebih banyak dari tuan rumah. Tapi hingga eluit wasit tanda jeda, tak ada gol yang berhasil diciptakan meski kedua keseblasan sama-sama memiliki beberapa peluang.

Pada babak kedua, tim milik Abdi Slank terus menekan lini tengah dan pertahanan tuan rumah. Namun serangan mereka berhasil dimentahkan lini belakang Kalteng Putra FC. Rudy Eka kemudian melakukan beberapa perubahan yakni menarik penyerangnya Sony Andriansyah dan menggantinya dengan pemain tengah, Ari Kiswanto pada menit 59.

Kemudian menarik keluar pemain tengah Rashid Rahman pada menit 75 dan memasukan penyerang Mohamad Syahril. Strategi ini tampaknya berhasil dan tim tamu behasil mencuri gol pada menit 82 dari kaki pemain pengganti dengan nomor punggung 23, Ari Kiswanto.

Namun nampaknya dewi fortuna lebih memihak tim tuan rumah. Ferry Permana, wasit yang memimpin pertandingan meniup peluit dan menunjuk titik putih pada menit 85. Hal itu menyusul handball dilakukan pemain belakang Celebest FC di dalam kotak pinalty.

Trias Budi yang dipercaya sebagai algojo berhasil menyarangkan bola dan menaklukan penjaga gawang tim tamu. Skor 2-1 untuk klub milik Agustiar hingga peluit panjang tanda pertandingan berakhir ditiup wasit.

Dalam konfrensi pers seusai laga, menejer Celebest FC Rudy Eka mengatakan, secara kualitas permainan, anak asuhnya yang didominasi pemain muda lebih unggul. Namun kekurangan hanya pada penyelesaian akhir yang tak maksimal.

"Saya cukup bangga dengan anak-anak yang sudah bekerja cukup keras memperagakan permainan seperti yang saya inginkan. Sedikit kecewa dengan hasilnya tapi inilah sepakbola," kata Rudy Eka Priyambada.

Menejer Kalteng Putra FC, Eko Tamamie mengakui lini tengah tim besutannya lemah dalam pertandingan kali ini. Hal tersebut kata dia, dikarenakan belum kompaknya pemain di lini tengah.

"Emang kita lihat kita sempat kecolongan di menit-menit akhir, ini karena masalah stamina. Kita akan benahi dua gelandang kita, kita lihat tadi kurang pressure," kata Eko Tamamie.

Dalam dua hari ini Eko berjanji akan mengevaluasi komposisi pemain agar sesuai dengan taktik yang dia inginkan. Hal ini menyusul tiga pemain kuncinya yang tak dapat bermain karena sakit.(RONI SAHALA/m)