JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta** Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tengah melaksanakan penelusuran terhadap jalan dan situs-situs cagar budaya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Upaya ini bertujuan agar ciri khas wilayah tersebut tetap terpelihara dan tidak larut dalam arus modernisasi yang pesat. Suharini Eliawati, sebagai Pelaksana Tugas Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi DKI Jakarta, menekankan pentingnya kegiatan seperti ini dalam menjaga keaslian dan kelestarian lingkungan bersejarah, terutama di Menteng. Ia menambahkan, pelestarian tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga tanggung jawab bersama semua pihak terkait. Dalam kegiatan ini, beragam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Menteng Heritage Society, turut berpartisipasi dalam melakukan tur ke lokasi-lokasi bersejarah di Menteng. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012, Fauzi Bowo; dan dua antropolog dari Universitas Indonesia, Meutia Hatta serta Halida Hatta. Eliawati menyampaikan bahwa dalam diskusi setelah tur, pihaknya akan menyusun beberapa tahapan tindak lanjut yang mencakup aspek jangka pendek, menengah, dan panjang, berdasarkan saran serta masukan yang diterima. Tokoh-tokoh yang hadir juga memberikan apresiasi terhadap penataan yang telah dilakukan, termasuk pembuatan Taman Setu Lembang yang dinilai sangat bermanfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar. Ketua Menteng Heritage Society, Halida Hatta, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Pemprov DKI bertujuan untuk menjaga kelestarian dan keaslian kawasan Menteng sebagai area bersejarah. Ia mengajak semua pihak yang memiliki kewenangan untuk secara bersama-sama memantau dan melestarikan kawasan tersebut sesuai dengan peruntukannya. Lebih lanjut, Halida menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari advokasi kebijakan untuk melibatkan pemangku kepentingan dalam menciptakan keputusan yang lebih baik. Ia berharap Pemprov DKI dapat membuat kebijakan yang tepat dan merespon isu-isu penting, seperti penataan ruang publik dan masalah perizinan pembangunan yang harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam rangka persiapan menyambut usia Jakarta yang ke-500 tahun, Menteng Heritage Society menegaskan keinginan untuk mendapatkan penataan yang lebih baik dalam Kawasan Menteng, mencakup ruang publik, area hijau, pengelolaan tata air, dan aspek lainnya. Harapan mereka adalah untuk menjadikan Menteng sebagai kawasan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, sehingga ciri khas Menteng dengan segudang sejarah dapat kembali terjaga sesuai dengan konsep awalnya. ANTARA