**Borneonews - Deli Serdang**, Ketua Harian Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XXI/2024, Baharuddin Siagian, menegaskan bahwa kegiatan *drum band* memiliki potensi yang besar untuk mendukung pengembangan sektor wisata olahraga atau *sport tourism* di daerah-daerah.
Dalam acara tersebut, Baharuddin menyatakan pentingnya kolaborasi antara *sport* dan turisme dalam mengoptimalkan acara seperti *drum band*. Ia menekankan, "Hari ini pemerintah selalu berupaya untuk menggabungkan antara *sport* dan turisme. Jika kita bisa menggabungkan *drum band* dengan kedua aspek ini, hasilnya akan sangat luar biasa."
Ketua PB PON itu menyoroti tingginya antusiasme masyarakat terhadap *drum band*, yang tidak hanya sekadar menampilkan olahraga, tetapi juga seni. Hal ini terlihat dari banyaknya penonton yang hadir dalam lomba *drum band* PON XXI/2024 di Stadion Madya Atletik. "Kita lihat banyaknya penonton yang menikmati pertunjukan ini. Aktivitas ini mengandung unsur olahraga, seni, dan hiburan, sehingga sangat menarik perhatian masyarakat," ungkap Baharuddin.
Dari perspektif Baharuddin, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumatera Utara, harapannya adalah agar *drum band* dapat diakui sebagai salah satu ikon olahraga. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami bahwa *drum band* juga termasuk dalam kategori olahraga.
Lebih jauh, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Drum Band Indonesia (PB PDBI), Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, juga menekankan pentingnya *drum band* sebagai bentuk perpaduan antara olahraga dan seni. Ia menjelaskan, *Drum band* itu memerlukan fisik yang kuat dan juga memiliki unsur seni. Hal ini membuat kegiatan ini menjadi olahraga yang menantang, sebab menggabungkan antara langkah kaki dan irama musik menjadi satu kesatuan yang harmonis.
Sebagai bagian dari PON XXI/2024, delapan provinsi akan bersaing memperebutkan 17 medali emas di cabang olahraga *drum band*. Provinsi tersebut meliputi Jawa Timur, Sumatera Utara, Aceh, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan DI Yogyakarta. Beragam nomor lomba yang akan dipertandingkan antara lain, Lomba Berbaris Jarak Pendek (LBJP) 400 dan 800 meter, Lomba Unjuk Gelar (LUG), serta Lomba Baris Berbaris dan Lomba Unjuk Gelad (LBB-LUG).
Seluruh nomor lomba dijadwalkan akan berlangsung di beberapa lokasi di Sumatera Utara, termasuk Stadion Madya Atletik, GOR Futsal Disporasu, dan Jalan Sultan Serdang Kualanamu. Dukungan masyarakat dan potensi daerah dalam mengembangkan *sport tourism* melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kemajuan di sektor tersebut.
ANTARA
Drum Band Sebagai Potensi Pengembangan Wisata Olahraga di Sumatera Utara
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Komentar (0)
Memuat komentar…







