JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang**, Dua atlet barongsai asal Kalimantan Utara (Kaltara), Ardiman dan Tri Wira, merasakan kepuasan yang mendalam setelah berhasil meraih medali emas dan perunggu di Pekan Olahraga Nasional (PON) yang diselenggarakan di Aceh-Sumatera Utara pada tahun 2024 ini. Ardiman sendiri berperan sebagai pemain utama di barongsai Kaltara. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut, terutama medali emas yang mereka raih di nomor *Barongsai Taolu Bebas* dan medali perunggu di nomor *Barongsai Kecepatan*. Pencapaian ini merupakan bagian dari target yang telah ditetapkan oleh tim sebelum mengikuti kompetisi. "Saya sangat puas dengan hasil yang kami capai karena sudah sesuai dengan target kami," ujarnya selepas bertanding di nomor *Barongsai Kecepatan* di Deli Serdang, Sumatera Utara, pada hari Minggu. Dia menjelaskan bahwa meskipun mengikuti dua kategori yakni *Barongsai Taolu Bebas* dan *Barongsai Kecepatan*, fokus utama tim terletak pada nomor *Barongsai Taolu Bebas*. Untuk kategori *Barongsai Kecepatan*, tim Kaltara menargetkan hanya meraih medali perunggu. Ardiman menambahkan, "Kami memang hanya menargetkan perunggu di nomor ini karena kurang fokus, jadi kami lebih berkonsentrasi pada kategori yang lebih berisiko seperti *Tonggak*." Meskipun sebelumnya bertanding di nomor yang berbeda, Ardiman memastikan kondisinya tetap bugar saat tampil di nomor *Barongsai Kecepatan*. Ia juga menegaskan bahwa perolehan medali perunggu tersebut bukan disebabkan oleh penurunan kondisi fisiknya, tetapi memang telah menjadi target yang realistis. "Penampilan sebelumnya tidak mempengaruhi performa di pertandingan hari ini. Saya merasa tetap bugar," kata Ardiman lebih lanjut. Tri Wira, yang mengisi posisi pemain belakang atau pemain ekor dalam barongsai Kaltara, sependapat dengan Ardiman. Ia juga menyatakan bahwa fokus utama tim terletak pada nomor *Tonggak*, sementara *Barongsai Kecepatan* menjadi fokus kedua. "Saya cukup senang dengan posisi ketiga ini, karena kami harus membagi fokus antara dua kategori," ungkap Tri Wira. Harapan untuk masa depan pun terbersit dalam pernyataan Wira. Ia ingin dapat berpartisipasi dalam lebih banyak ajang, baik di tingkat nasional maupun internasional. "Saya merasa fisik saya cukup baik hari ini, meski sudah bertanding sebelumnya. Ke depannya, saya berharap bisa tampil lebih baik lagi dalam kompetisi selanjutnya," tambahnya. Pelatih tim barongsai Kalimantan Utara, Ferdy, menjelaskan bahwa mereka hanya mengikuti dua nomor karena hasil kualifikasi PON sebelumnya. "Kami hanya berlaga di dua nomor karena itu yang lolos di babak kualifikasi. Maka, kami lebih fokus pada kategori *Tonggak Taolu Bebas*," pungkasnya. ANTARA