**Borneonews - Deli Serdang**, Atlet barongsai asal Sumatera Barat, yang sebelumnya berhasil meraih medali emas pada ajang kejuaraan dunia *FOBI World Barongsai Championship 2024* di Jakarta, mengalami kegagalan dalam kompetisi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Insiden tersebut terjadi ketika salah satu atlet terjatuh saat bertanding.
Pelatih barongsai Sumbar, Reinaldo, menegaskan bahwa atlet yang terjatuh, yang juga merupakan pemain belakang, memiliki rekam jejak yang luar biasa, yakni sebagai juara dunia *FOBI* (Federasi Olahraga Barongsai Indonesia). Walau sempat terjatuh, atlet tersebut berhasil melanjutkan pertunjukannya meskipun dalam keadaan yang kurang optimal.
Menurut Reinaldo, suasana hati para atlet sangat tertekan akibat insiden tersebut, terutama bagi atlet yang mengalami jatuhnya. Dalam kategori Barongsai Taolu Bebas, yang diikuti oleh timnya, satu kesalahan signifikan menyebabkan mereka kehilangan nilai. Meskipun latihan dilakukan secara rutin dan tanpa hambatan, keberuntungan tidak berpihak kepada mereka pada hari kompetisi.
"Insiden ini mengindikasikan bahwa mungkin ada faktor X yang memengaruhi penampilan kami. Kami tidak dapat menyatakan bahwa tim tidak siap; itu lebih pada ketidakberuntungan," ungkap Reinaldo. Injuries menjadi bagian dari perjalanan atlet, dan ia menambahkan bahwa terdapat luka gores sepanjang 15 cm pada tulang kering kaki kanan atlet yang terjatuh.
Apabila mengamati dari sisi motivasi, Reinaldo tetap berusaha mendorong anak didiknya agar tidak menyerah meskipun perasaan kecewa mendalam melanda mereka. Ia meyakinkan bahwa masih banyak kesempatan lain untuk berkompetisi di masa mendatang. Tim barongsai Sumatera Barat telah berlatih intensif selama dua bulan menjelang PON.
Pada hari pertandingannya, Sumbar berhasil menunjukkan 19 variasi teknik. Namun, insiden jatuh saat beraksi mengakibatkan pengurangan nilai sehingga total yang diterima adalah 8,15. Sementara itu, Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil meraih medali emas dengan nilai tertinggi 9,17 tanpa kesalahan, diikuti oleh Kalimantan Selatan (Kalsel) di posisi kedua dengan nilai 9,15 juga tanpa kesalahan. Provinsi Aceh meraih medali perunggu dengan nilai 8,92 setelah menampilkan 15 variasi teknik.
Reinaldo dan tim berharap pengalaman ini akan menjadi pelajaran berharga dan meningkatkan semangat mereka untuk kesempatan kompetisi selanjutnya.
ANTARA
Atlet Barongsai Sumbar Terjatuh, Gagal Raih Emas PON XXIV 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Menperin Yakin Produk UMKM Ramah Lingkungan RI Tembus Pasar Global
Komentar (0)
Memuat komentar…







