JAKARTA –
**Borneonews - Banda Aceh**, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, mengungkapkan bahwa pihaknya siap menampung berbagai keluhan dari kontingen yang terlibat dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan digelar di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Dito menekankan bahwa para atlet dan kontingen dari seluruh daerah dapat menyampaikan keluhan mereka secara langsung melalui akun media sosialnya. Dengan cara ini, diharapkan penyelenggara dapat segera mencari solusi yang diperlukan dan mengambil langkah-langkah selanjutnya. "Kami mengajak semua masyarakat, baik atlet maupun kontingen dari daerah manapun, jika memiliki keluhan, silakan informasi langsung kepada kami. Bisa melalui Instagram atau TikTok saya. Kami sangat terbuka untuk semua masukan," ujarnya di Media Center XXI di Banda Aceh pada Minggu malam. Saat ini, Dito melaporkan bahwa penyelenggara tengah menyusun daftar permasalahan berdasarkan hasil catatan dan evaluasi yang telah dilakukan terkait dengan PON XXI. Dia juga menambahkan bahwa waktu yang tersedia sebelum pelaksanaan event olahraga ini masih cukup panjang, sehingga pihaknya tetap menyambut baik berbagai masukan dari semua pihak. Dari beberapa keluhan yang diterima, Dito menyebutkan bahwa masalah yang paling sering diungkapkan oleh para atlet adalah mengenai konsumsi makanan. Dia mengingatkan bahwa isu terkait konsumsi sering muncul dalam berbagai penyelenggaraan olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional. "Contohnya, di Olimpiade Paris, isu makanan juga menjadi perhatian yang sangat besar. Bukan bermaksud membela, tetapi ini hal yang perlu diketahui oleh banyak orang. Kita memiliki 38 perwakilan provinsi yang sangat beragam, dan masing-masing memiliki banyak atlet. Ini adalah tantangan yang harus kita hadapi. Namun, saya menghargai respons cepat dari PB PON dan Pemprov Aceh terhadap isu ini," jelas Dito. PON XXI dijadwalkan secara resmi berlangsung pada 9 hingga 20 September 2024. Namun, sejumlah pertandingan dalam beberapa cabang olahraga telah dimulai lebih awal, mengingat durasi yang cukup panjang dan penggunaan satu *venue* yang bergantian untuk berbagai cabang olahraga. Menyinggung mengenai *performance* para atlet di PON XXI, Dito menilai bahwa antusiasme yang ditunjukkan sangat tinggi dan tingkat persaingan yang ada juga cukup ketat. Dia mencatat bahwa kondisi ini berpengaruh positif pada euforia olahraga di masyarakat, yang tengah meningkat pesat, khususnya setelah Indonesia meraih prestasi di Olimpiade Paris 2024. "Saya mendapat laporan bahwa di Aceh, khususnya di kompleks Stadion Harapan Bangsa, semua *venue* selalu dipenuhi penonton. Bahkan, *venue* untuk cabang olahraga dayung juga demikian. Saat ini, kami mengharapkan bahwa penyelenggaraan PON akan memberikan pengalaman yang positif bagi semua," imbuh Dito. ANTARA