BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Kontingen Jawa Tengah berhasil menunjukkan keunggulannya pada hari pertama perlombaan *paralayang* dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diselenggarakan di Aceh-Sumatera Utara 2024. Pertandingan ini berlangsung di Taman Rusa, Aceh Besar, pada hari Minggu kemarin. Jawa Tengah mendominasi dua kategori perlombaan, yaitu dalam nomor ketepatan mendarat beregu putri dan ketepatan mendarat perorangan putri. Pada kategori ketepatan mendarat beregu putri, tim yang terdiri dari Eka Nesti Wulansari, Erika Yolanda Putri, dan Silviana Bebby K. berhasil meraih total 15 poin, memimpin secara meyakinkan. DKI Jakarta mengikuti di posisi kedua dengan perolehan 22 poin, sementara Jawa Barat bertengger di urutan ketiga dengan 80 poin. Posisi selanjutnya ditempati oleh Jawa Timur dengan 126 poin, diikuti oleh Aceh dengan 168 poin, Sulawesi Tengah 216 poin, Banten 350 poin, Sumatera Barat 382 poin, dan Sumatera Utara serta Papua yang masing-masing memperoleh 400 poin. Eka Nesti Wulansari, yang juga ambil bagian dalam nomor ketepatan mendarat perorangan putri, kembali membuat kontingen Jawa Tengah berbangga dengan mengumpulkan 2 poin. Ia kini berbagi posisi teratas dengan Shakira Wasila Amanda dari Jawa Barat. Adapun peringkat selanjutnya ditempati oleh Belinda Maria Sigarlaki dari DKI Jakarta dengan 13 poin, disusul Silviana Bebby K. asal Jawa Tengah dengan 14 poin, serta Ina Diana dari DKI Jakarta yang mengakhiri lima besar dengan 16 poin. Kompetisi di hari pertama PON 2024 juga meliputi nomor ketepatan mendarat beregu putra, di mana kontingen Banten berhasil memimpin dengan torehan 7 poin. Tim Banten yang diperkuat oleh Aris Afriansyah, Irvan Winarya, Mulyana, Rizky Maulana, dan Samto Mangun Cipto, menunjukkan performa solid. Sementara itu, Sumatera Barat menempati posisi kedua dengan 16 poin dan Jawa Timur berada di urutan ketiga dengan 17 poin. Tim dari Bali dan Aceh mengikuti dengan 157 poin dan 170 poin, sedangkan DKI Jakarta mencatat 211 poin. Jawa Tengah mencapai 231 poin, Jawa Barat 262 poin, sedangkan Papua dan Sumatera Utara memperoleh 477 poin dan 757 poin. Di kategori ketepatan mendarat perorangan putra, Rio Indrakusumah dari DKI Jakarta dan Amrullah dari Aceh tampil dengan sangat baik dan berhasil mendarat sempurna dengan 0 poin. Persaingan ketat terlihat di kategori ini, di mana sejumlah atlet seperti Purnomo Alamsyah dari Jawa Barat, serta Mulyana dan Rizky Maulana dari Banten, masing-masing meraih 1 poin, menempati lima posisi teratas. Wahyu Yudha, sebagai Technical Delegate *paralayang*, mengekspresikan rasa puasnya terhadap penampilan para atlet pada hari pertama. Ia menyatakan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi, dengan banyak yang menyempatkan diri untuk menyaksikan perlombaan di Taman Rusa. "Hari pertama pertandingan, para atlet begitu bersemangat memulai kompetisi ini. Masyarakat juga sangat antusias menyaksikan lomba *paralayang* di Taman Rusa Aceh Besar," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa total atlet yang berpartisipasi dalam cabang olahraga ini mencapai 88 orang dari 11 provinsi, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Kini, mereka bersiap untuk kembali bertanding dalam sesi berikutnya untuk mengumpulkan poin, di mana mereka yang memiliki poin terendah akan berpeluang meraih medali. ANTARA