JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Pusat**, Polisi sedang melakukan penyelidikan terkait insiden tawuran yang terjadi di Jalan Pangeran Jayakarta, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut berlangsung pada Minggu, 8 September, sekitar pukul 03.50 WIB, dan mengakibatkan kehilangan nyawa seorang remaja berinisial MFFS yang berusia 16 tahun. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, mengkonfirmasi bahwa pihaknya tengah menyelidiki pelaku tawuran tersebut. Ia menjelaskan bahwa laporan mengenai kejadian ini diterima oleh pihak kepolisian pada pukul 09.52 WIB pada hari yang sama. Awal mula tawuran ini dipicu oleh perselisihan yang terjadi antara kelompok korban dan kelompok lainnya. Dalam insiden tersebut, kelompok korban mencoba menyerang dengan menggunakan bambu. Namun, serangan tersebut dibalas oleh kelompok lawan hingga akhirnya, kelompok korban terpaksa mundur ke Jalan Mangga Besar XIII. Saat berusaha melarikan diri dari serangan, korban terjatuh karena terhalang bambu yang dibawanya. Dalam keadaan terjatuh dan tidak berdaya, ia diserang dengan menggunakan senjata tajam di bagian kepala oleh salah satu anggota kelompok lawan, yang menyebabkan luka yang sangat serius. Setelah insiden tersebut, anggota kelompok korban segera membawa MFFS ke Rumah Sakit Umum Daerah Sawah Besar untuk mendapatkan perawatan medis. Sayangnya, setibanya di rumah sakit, dokter menyatakan bahwa korban sudah tidak bernyawa. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk proses visum. Kasus ini kemudian dilaporkan kepada Polsek Sawah Besar untuk ditindaklanjuti. Saat ini, petugas telah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi yang terkait, yang dikenal dengan inisial AS dan AM, dalam upaya mengungkap kejadian tragis ini. ANTARA