PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Guna menjalin, menjaga silaturahmi sekaligus memupuk kerjasama antara TNI dan Polri di wilayah Kobar, baik di level pimpinan maupun hingga level paling bawah Polres Kotawaringin Barat menggelar acara Coffee Morning Sinergitas TNI-Polri di aula Patriatama Polres Kobar, Senin, 9 September 2024.

Acara ini dihadiri oleh anggota TNI AD, TNI AU, TNI AL, serta Brimob yang bertugas di Kabupaten Kobar. 

Wakapolres Kobar, Kompol Wihelmus Helky, yang mewakili Kapolres AKBP Yusfandi Usman menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk mempererat sinergi antara kedua lembaga, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada Kobar 2024. 

"Kita tidak hanya membangun hubungan baik di tingkat pimpinan, tetapi juga di level paling bawah. Kerjasama yang solid di setiap tingkatan sangat diperlukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian tahapan Pilkada," jelas Wakapolres.

Dandim 1014 Pangkalan Bun, Letkol Inf Makin yang hadir dalam kegiatan tersebut juga turut memberikan pandangannya dalam acara tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergitas dan kekompakan, tidak hanya di antara pimpinan, tetapi juga di kalangan anggota.

"Kita semua unsur sangat menginginkan kekompakan di seluruh level atau tingkatan. Segala tindakan harus dikomunikasikan dengan baik. Jika kita sebagai pengayom masyarakat kompak, masyarakat juga akan mengikuti teladan kita," jelasnya.

Asisten II Pemkab Kobar, Kamaludin, yang mewakili Pj. Bupati  Kobar Budi Santosa menyampaikan bahwa sinergitas antara TNI-Polri di Kobar merupakan keunikan tersendiri, mengingat di wilayah ini terdapat tiga matra TNI, yakni AD, AU, dan AL.

 "Prinsipnya, Pemkab Kobar sangat mendukung kegiatan ini. Sinergitas TNI-Polri sangat penting, apalagi di Kobar kita memiliki tiga matra TNI yang tidak dimiliki kabupaten lain di Kalteng," jelasnya.

Kamaludin  menambahkan jika setiap satuan TNI maupun Polri memiliki tujuan dan target yang berbeda-beda, sehingga diperlukan sinergi untuk mencapai tujuan besar bersama, yaitu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kobar.

"Sinergitas ini menjadi guidance kita semua agar tujuan bersama, yaitu menciptakan keamanan dan ketertiban, dapat terwujud dengan baik," jelas Kamaludin.

Kamaludin berharap jelang Pilkada 2024, keamanan di Kobar bisa tetap terjaga dengan baik, serta adanya perbedaan pilihan politik tidak memecah persatuan masyarakat. 

"Harapannya, menghadapi Pilkada 2024, keamanan dan ketertiban daerah kita bisa lebih terjamin. Jangan sampai perbedaan pilihan dalam Pilkada merusak kebersamaan masyarakat," pungkas Kamaludin. (WAHYU KRIDA/R)