**Borneonews - Manado**, Seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telah mencapai predikat Universal Health Coverage (*UHC*), dengan tingkat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (*JKN*) melebihi 95 persen dari total populasi.
Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah X, Octovianus Ramba, mengungkapkan bahwa selain tingginya cakupan peserta, sebanyak 79,51 persen dari peserta terdaftar aktif dapat mengakses layanan kesehatan yang tersedia.
Pencapaian UHC menandakan bahwa sistem jaminan kesehatan yang ada berhasil memberikan akses yang adil, berkualitas, dan menyeluruh kepada semua lapisan masyarakat. Akses ini mencakup berbagai layanan, mulai dari promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif.
Octovianus menjelaskan, standar UHC tercapai ketika cakupan kepesertaan *JKN* mencapai minimal 95 persen dari total jumlah penduduk. Ia menambahkan bahwa keaktifan peserta dijadikan sebagai indikator penting, yang menunjukkan persentase peserta aktif dari seluruh jumlah peserta terdaftar yang memiliki akses ke layanan kesehatan tersebut.
Ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulut dan semua pemerintah kabupaten serta kota atas dedikasi dan komitmen yang mendukung pelaksanaan Program *JKN*. Menurutnya, pada tanggal 1 September 2024, seluruh daerah di Sulut ada dalam kategori *UHC*, yang menggambarkan kerjasama solid antar pemerintah daerah dalam melaksanakan program ini.
Pencapaian ini sangat signifikan karena menjamin akses layanan kesehatan bagi setiap individu tanpa adanya diskriminasi. Dengan adanya jaminan tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai biaya yang tinggi, yang sering kali menjadi kendala utama saat mengakses layanan kesehatan.
Octovianus menegaskan, pencapaian *UHC* ini mencerminkan tanggung jawab pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat. BPJS Kesehatan pun konsisten dalam meningkatkan kualitas layanan, termasuk melalui kerjasama dengan berbagai fasilitas kesehatan yang ada di Sulut. Saat ini, terdapat 436 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (*FKTP*) dan 62 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (*FKRTL*) yang bermitra dengan BPJS Kesehatan Cabang Utama Manado dan Cabang Tondano.
Selain itu, ia mencatat adanya peningkatan yang signifikan dalam penggunaan layanan *JKN*, menandakan bahwa masyarakat mulai merasakan manfaat nyata dari program ini baik dalam hal akses maupun kualitas layanan kesehatan yang diterima.
Octovianus menegaskan komitmen BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memastikan bahwa semua warga negara dapat menikmati haknya mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas. Upaya yang dilakukan termasuk memperluas jaringan kerjasama dengan fasilitas kesehatan lain, menjamin ketersediaan obat-obatan, serta meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan yang terlibat.
Inovasi dalam pelayanan juga terus diluncurkan, seperti pengembangan fitur-fitur dalam aplikasi Mobile *JKN*, yang mempermudah proses administrasi serta mempercepat akses layanan.
Keberhasilan Sulut dalam meraih status *UHC* menjadi contoh konkret bahwa komitmen dan kerjasama yang baik antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat dapat menciptakan layanan kesehatan yang merata dan setara.
Diharapkan, pencapaian *UHC* ini dapat terus dipertahankan, dan keaktifan peserta semakin meningkat di masa mendatang, untuk memastikan layanan *JKN* dapat dinikmati secara merata oleh seluruh penduduk di Sulut.
ANTARA
Seluruh Kabupaten dan Kota di Sulut Capai Universal Health Coverage
Bagikan:

MANADO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







