JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberikan jaminan penuh terhadap keamanan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan diadakan pada tahun 2024 di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Untuk memastikan acara ini berlangsung dengan baik, Polri akan mengerahkan ribuan personel dari berbagai instansi, termasuk gabungan dari TNI, Satpol PP, dan unsur-unsur lainnya. Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Sandi Nugroho, menjelaskan bahwa operasi keamanan ini akan memprioritaskan tindakan pencegahan, disertai dengan dukungan dari kegiatan intelijen serta penegakan hukum. Upaya ini bertujuan untuk menjamin agar pelaksanaan PON dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta lancar. Pengamanan untuk PON XXI-2024 akan dianggap sebagai operasi kepolisian di tingkat kewilayahan. Khusus untuk Polda Aceh, mereka akan menjalankan "Operasi Po Meurah Seulawah 2024", sedangkan Polda Sumut akan melaksanakan "Operasi Hatra Toba 2024". Sandi mengungkapkan jumlah personel yang dikerahkan untuk pengamanan di Aceh, di mana akan ada 4.579 personel dari Polda Aceh, 4.190 personel dari TNI, 1.154 personel dari Satpol PP, serta 162 personel dari Basarnas. Dengan demikian, total ada 10.085 personel gabungan yang siap mengamankan penyelenggaraan PON XXI di Aceh. Untuk pengamanan di Sumatera Utara, Sandi menjelaskan akan ada sebanyak 4.970 personel gabungan yang dikerahkan. Jumlah tersebut terdiri dari 1.940 personel Satgas dari Polda Sumut, 1.819 personel Satgas Polres, 182 personel BKO Mabes Polri, 428 personel dari TNI, serta 601 personel dari pemerintah daerah dan instansi terkait. Selain itu, untuk keamanan VVIP, jumlah personel yang dikerahkan mencapai 5.093, dengan rincian 3.702 personel dari TNI, 1.071 personel dari Polri, dan 320 personel dari pemda serta instansi terkait. Sandi juga menekankan bahwa pengamanan tidak hanya dilakukan di lokasi-lokasi tertentu, tetapi juga mencakup semua titik penting mulai dari kedatangan kontingen, akomodasi, lokasi pertandingan, hingga rute dan peralatan yang digunakan. Lebih jauh, pengawasan intensif akan dilakukan saat acara pembukaan dan penutupan PON XXI tahun 2024, serta untuk pengawalan tamu VIP dan VVIP. Ia juga mengajak masyarakat, terutama warga Aceh dan Sumatera Utara, untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan PON XXI-2024. Event ini diharapkan tidak hanya mencetak atlet-atlet berbakat namun juga berkontribusi dalam mencapai visi Indonesia Emas pada tahun 2045. "Penyelenggaraan PON XXI-2024 akan menjadi momentum penting dalam menyiapkan para atlet berprestasi, yang diharapkan mampu bersaing di kancah internasional dan mewujudkan cita-cita nasional Indonesia Emas 2045," tutupnya. ANTARA