JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, turut menghadiri acara Silaturahmi Kebangsaan yang diadakan bersama dengan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI. Acara ini berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Senin. Dalam kesempatan ini, Megawati hadir didampingi oleh para saudara dari Presiden Pertama RI, Soekarno, yaitu Guruh Soekarnoputra, Guntur Soekarnoputra, serta Sukmawati Soekarnoputri. Juga tampak mendampingi Megawati adalah putranya, Prananda Prabowo. Megawati terlihat memasuki Ruang Delegasi Nusantara V pada pukul 10.11 WIB, mengenakan kebaya modern berwarna putih yang cukup anggun. Acara silaturahmi ini menjadi momen penting karena bersamaan dengan penyerahan surat dari pimpinan MPR kepada keluarga Bung Karno. Surat tersebut mengisahkan tentang pencabutan berlakunya TAP MPRS No. XXXIII/MPRS/1967 yang sempat mencabut kekuasaan Presiden Soekarno. Pencabutan ini didasari alasan bahwa Presiden Soekarno dianggap melindungi tokoh-tokoh dari Partai Komunis Indonesia (PKI). Pencabutan terhadap TAP yang mengaitkan Presiden Soekarno dengan PKI tersebut dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Selain itu, pada tahun 2012, pemerintah Indonesia juga telah memberikan gelar pahlawan nasional kepada Soekarno sebagai seorang pahlawan proklamator. Dalam acara ini, hadir sejumlah pimpinan MPR RI, termasuk Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, serta para Wakil Ketua MPR yakni Fadel Muhammad, Ahmad Basarah, Hidayat Nur Wahid, dan Ahmad Muzani. Beberapa tokoh penting lainnya juga berpartisipasi, seperti Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas, mantan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, mantan Menko Polhukam Mahfud MD, dan Hakim Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat. Partisipasi dari kalangan politisi PDI Perjuangan juga terlihat, di antaranya Ketua DPP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, Ketua DPP PDIP Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok, Sekretaris Jenderal Hasto Kristianto, serta Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Adian Napitupulu. ANTARA