SAMARINDA –
**Borneonews - Penajam Paser Utara**, Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara di Provinsi Kalimantan Timur tengah melakukan upaya untuk meningkatkan hasil produksi tanaman padi. Salah satu langkah yang diambil adalah pembuatan lahan percontohan atau *demonstration plot* (demplot) yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas hasil panen di daerah tersebut. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara, Andi Trasodiharto, menjelaskan bahwa demplot yang dibuat ini memanfaatkan teknologi modern serta penggunaan pupuk organik demi peningkatan produksi padi. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap hasil pertanian di wilayah setempat. Demplot tersebut berlokasi di Desa Sebakung Jaya dengan luas 0,5 hektare, serta dua demplot lainnya yang masing-masing berukuran 0,75 hektare, yang terletak di Desa Rawa Mulya dan Desa Sri Raharja, berada dalam kecamatan Babulu. Menurut Andi, peningkatan hasil panen lahan pertanian, terutama padi, memerlukan penerapan teknologi yang tepat dalam pengolahan tanah serta penambahan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanah. Dinas Pertanian juga mengundang pakar ilmu tanah untuk melakukan analisis mengenai tingkat kesuburan tanah di lahan pertanian setempat. Dalam upayanya, mereka bekerja sama dengan Asosiasi Bio Agro (ABI) untuk menerapkan teknologi budidaya pada area sawah yang memiliki karakteristik tanah asam. Selain itu, kerjasama juga dilakukan dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk melakukan kajian terkait kesuburan lahan pertanian di daerah yang terkenal dengan sebutan Benuo Taka ini. Andi menambahkan bahwa tujuan dari semua upaya ini adalah untuk mencari solusi yang dapat meningkatkan kesuburan tanah. Hal ini diharapkan dapat berimbas langsung pada peningkatan hasil panen serta peningkatan kesejahteraan para petani di masyarakat. Ia juga mencatat bahwa kadar keasaman atau pH tanah di Kabupaten Penajam Paser Utara tergolong rendah, yaitu berkisar antara angka empat hingga lima. Sementara itu, pH ideal untuk lahan pertanian seharusnya berada pada rentang enam hingga tujuh. Luas lahan persawahan produktif di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara tercatat mencapai 7.900 hektare, terbagi di empat kecamatan. Rata-rata hasil padi dari lahan tersebut mencapai sekitar 3,5 ton per hektare. Namun, Dinas Pertanian menargetkan untuk meningkatkan produksi padi menjadi rata-rata antara empat hingga lima ton per hektare dengan kualitas hasil yang lebih baik. ANTARA