KUPANG –
**Borneonews - Kupang**, Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jemris Fointuna, mengungkapkan bahwa tiga pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT untuk periode 2024-2029 telah berhasil memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang diwajibkan. "Pada hari Minggu, 8 September, semua pasangan bakal calon telah melengkapi dokumen administratif. Kami juga telah memberikan tanda terima sebagai bukti," ujar Jemris Fointuna dalam pernyataannya di Kupang. Pasangan pertama yang telah memenuhi syarat adalah Melki Laka Lena yang berpasangan dengan Johni Asadoma. Anehnya, pasangan ini mendapat dukungan dari sebelas partai politik. Sebelas partai politik tersebut mencakup Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrat, serta Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Selain itu, dukungan juga datang dari Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), dan Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda). Dua partai lainnya, yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dan Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), juga mendukung pasangan ini. Selanjutnya, pasangan bakal calon lainnya terdiri dari Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu, yang didukung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), serta Partai NasDem. Terakhir, pasangan Yohanis Fransiskus Lema, yang akrab dipanggil Ansy Lema, berpasangan dengan Jane Natalia Suryanto, dan mendapatkan dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Jemris juga menjelaskan bahwa pada tanggal 22 September 2024, KPU NTT akan mengadakan rapat pleno untuk menetapkan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang akan ikut serta dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. Kemudian, pada tanggal 23 September 2024, KPU akan melaksanakan rapat pleno untuk melakukan penarikan nomor undian bagi pasangan calon tersebut. Dengan langkah-langkah ini, proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT semakin mendekati realisasi, menjanjikan persaingan yang menarik di kontestasi politik mendatang. ANTARA