TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Ketua Pengcab Indonesia Bela Diri Campuran Amatir-Mixed Martial Arts (IBCA-MMA) Kabupaten Barito Timur, Depe berharap pemerintah daerah memberikan dukungan biaya untuk keberangkatan dua atlet MMA yang melakoni laga eksebisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 17-19 September 2024. 

Atlet yang dimaksud yaitu Abednego dari Desa Batuah dan Alfi Saputra dari Kelurahan Taniran, keduanya akan bermain di kelas 65 dan 70 kilogram.

"Harapan kami kesiapan dua atlet ini untuk bertanding juga didukung oleh pemerintah daerah karena ini akan membawa nama Barito Timur ke tingkat nasional," kata Depe di Gedung DPRD Barito Timur, Senin, 9 September 2024.

Dana yang saat ini yang diharapkan mendukung keberangkatan para atlet dan ofisial berasal dari bantuan pihak ketiga yang tidak mengikat, itu pun dana dimaksud belum terkumpul.

"Mudah-mudahan ada support dari pemerintah daerah dalam hal ini melalui KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia)," lanjutnya.

Dengan segala keterbatasan angggaran yang dialami, Depe berharap kedua atlet andalan Barito Timur itu tetap dapat berangkat pada tanggal 14 September 2024 ke Medan dan meraih hasil terbaik.

"Mudah-mudahan mereka dapat medali, walaupun sifatnya masih eksebisi tapi ini akan jadi batu loncatan pada PON berikutnya ketika MMA dipertandingkan secara resmi," ujarnya.

Sementara itu, Roy Prihatenta sebagai pelatih kedua atlet MMA tersebut menyampaikan bahwa dalam beberapa bulan terakhir Abed dan Alfi menjalani latihan intensif, mengingat akan berhadapan dengan jago-jago MMA dari berbagai provinsi.

"Kalau untuk fisik kedua atlet ini sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari. Alfi ini sudah beberapa kali mengikuti pertandingan MMA dan mendapatkan kemenangan, sedangkan Abed sudah pernah mengikuti kejurnas dan meraih medali perak," imbuhnya.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Barito Timur, Muniko Kurniawan, telah dimintai tanggapan melalui pesan Whatsapp terkait rencana keberangkatan atlet MMA ke PON XXI Aceh-Sumut dan kemungkinan adanya dukungan anggaran dari KONI, namun hingga berita ini dikirim ke redaksi, pertanyaan yang diajukan Borneonews belum ditanggapi. (BOLE MALO/R)