BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tahun ini pemerintah kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) akan membuka jalan menuju Kecamatan Arut Utara (Aruta). Selama ini menuju Aruta hanya bisa dilewati dengan jalan milik perusahaan swasta.

Minimnya akses jalan membuat pembangunan di Kecamatan Aruta lebih lambat jika dibandingkan dengan kecamatan lain di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Bupati Kotawaringin Barat Bambang Purwanto mengaku, kecamatan Aruta memang jauh tertinggal dengan kecamatan lain. Selain karena lokasi yang cukup jauh membuat Aruta terbilang minim pembangunan, sehingga Kecamatan tersebut seperti tersisihkan.

"Tahun ini kita anggarkan pembangunan jalan menuju Aruta. Mudahnya akses, diharapkan mampu mengangkat perekonomian masyarakat setempat," sebut Bupati.

Sebelumnya pembukaan jalan menuju Aruta sudah pernah dikerjakan. Karena dana minim, pekerjaan mandek. Tahun ini proyek pembukaan jalan tersebut akan dilanjutkan sampai dapat dimanfaatkan warga setempat.

"Bukan hanya membuka jalan, pekerjaanya nanti sampai dengan tahap pengerasan dan pengaspalan," kata Bupati.

Mengingat selama ini masyarakat Aruta biasa melewati dengan menggunakan jalan dari perusahaan swasta, maka pembangunan jalan berupa aspal sampai kapanpun tidak bisa terealisasi, kecuali jalan yang statusnya milik pemerintah.

"Tidak ada masalah, memang infrastruktur jalan sangat dibutuhkan menuju Aruta. Tapi butuh penganggaran yang matang apalagi kalau sampai di aspal itu membutuhkan dana tidak sedikit. Tapi secara perlahan pemenuhan itu bisa dipenuhi termasuk minta dana bantuan dari APBN," bebernya.

Dengan begitu, pembangunan di Kecamatan Aruta juga bisa dipacu sehingga Kecamatan Aruta bisa berkembang lebih pesat lagi ke depan, mengingat banyak hal yang bisa dieksplorasi di Kecamatan Aruta terutama dari sektor pariwisata. (UD/m)