JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait, telah melakukan safari ke kelurahan dan kampung di wilayah tersebut untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan berjalan dengan baik. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan utama untuk memantau perkembangan proyek yang sedang dilaksanakan. “Safari kami hari ini dimulai di Kelurahan Trikora dan Angkasapura. Dari laporan yang kami terima, program pembangunan di kedua kelurahan ini telah mencapai 70 persen,” ungkap Sohilait. Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari upaya untuk tetap berhubungan dengan warga dan pegawai di lapangan, termasuk tenaga kesehatan di puskesmas dan para guru, untuk memastikan bahwa mereka tetap optimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Selama safari, Sohilait juga membuka ruang untuk masukan dari seluruh pegawai di tingkat kelurahan dan kampung tentang berbagai masalah yang dihadapi, termasuk masalah banjir dan pengelolaan sampah yang menjadi perhatian serius masyarakat. Ia menilai pentingnya mendengar langsung dari mereka yang berada di garda terdepan dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Selain itu, Wali Kota juga menekankan perlunya memastikan bahwa pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di Kota Jayapura berlangsung secara aman. Ia menjelaskan, “Kami ingin memastikan bahwa setiap kelurahan dan kampung memiliki tempat pemungutan suara yang memadai serta jumlah pemilih yang terdaftar”. Sohilait berharap melalui kegiatan ini, pihaknya dapat mengumpulkan berbagai masukan yang konstruktif untuk memperbaiki tata kelola dan pelayanan di Kota Jayapura ke depannya. Ia menekankan bahwa sebuah kota dapat terus berkembang jika layanan kepada masyarakat dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Pada hari Selasa, 10 September, Penjabat Wali Kota akan melanjutkan safari ke Kampung Kayo Batu dan Kelurahan Tanjung Ria yang terletak di Distrik Jayapura Utara. Melalui serangkaian kegiatan ini, pemerintah berharap dapat lebih memahami kebutuhan masyarakat serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan warga. ANTARA