BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, partisipatif, inovatif, dan akuntabel melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (*SPBE*). Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pengelolaan tata pemerintahan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Selatan, Muhammad Muslim, mengungkapkan bahwa selama dua periode kepemimpinan Gubernur Sahbirin Noor, kemajuan signifikan telah dicapai dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi dan informatika di daerah tersebut. Menurutnya, inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan sistem manajemen yang lebih baik dan menyediakan layanan yang berbasis elektronik dengan inovasi serta akuntabilitas tinggi. Selama masa kepemimpinan Gubernur Sahbirin, Muslim menyampaikan komitmen untuk mewujudkan Kalsel "Merdeka" dari masalah jaringan telekomunikasi. Dalam waktu satu dekade, sekitar 93 persen wilayah Kalimantan Selatan kini telah terhubung dengan jaringan telekomunikasi, sehingga mengurangi masalah *blank spot* secara signifikan. "Hanya tersisa beberapa desa di daerah terpencil yang masih menghadapi kesulitan akses, yang mewakili sekitar tujuh persen dari total area yang belum terlayani dengan baik," jelas Muslim. Ia juga menambahkan bahwa Gubernur Kalsel telah memberikan instruksi untuk pengembangan jaringan telekomunikasi di sekitar jalan tol Banjarbaru-Batulicin yang baru saja diresmikan. Muslim menekankan bahwa kebijakan ini perlu diimplementasikan oleh Diskominfo untuk memperlancar akses komunikasi di sekitar area jalan bebas hambatan. Dia percaya bahwa peningkatan konektivitas telekomunikasi ini akan memudahkan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Lebih lanjut, terkait dengan aksesibilitas internet, Muslim menyebutkan bahwa Pemprov Kalsel berkomitmen untuk menyediakan layanan internet gratis di beberapa lokasi publik yang telah ditentukan. Hal ini khususnya dikhususkan untuk tempat-tempat pelayanan publik seperti rumah sakit, gedung olahraga, serta lokasi-lokasi di mana masyarakat berkumpul dan melakukan aktivitasnya. Dengan visi "Kalsel Maju" yang dianjurkan oleh Gubernur Sahbirin, yaitu menjadikan Kalimantan Selatan makmur, sejahtera, dan berkelanjutan, banyak upaya telah dilakukan dalam bidang transformasi digital serta pembangunan dengan memanfaatkan teknologi berbasis elektronik. Pengakuan terhadap keberhasilan pembangunan transformasi digital Kalimantan Selatan semakin terbukti dengan adanya penghargaan seperti *Achievement Transformasi*, yang menandakan keberhasilan dalam kepemimpinan berbasis digital pada tahun-tahun sebelumnya. ANTARA