SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya, M. Alyas, mengungkapkan komitmen untuk mendukung Pemerintah Kota Surabaya dalam mempercepat proses sertifikasi halal bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bantuan ini akan diwujudkan melalui pendampingan serta edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman pengusaha lokal mengenai pentingnya sertifikasi halal. Menurut Alyas, kolaborasi antara Kadin Surabaya dan UMKM seharusnya dapat dilakukan guna memberikan rangkaian edukasi yang komprehensif. Edukasi ini sangat penting agar sektor-sektor seperti kuliner dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan sertifikasi halal, sehingga tujuan pemerintah pusat dalam hal ini dapat terwujud dengan efektif. Alyas juga menggarisbawahi bahwa saat ini partisipasi Kadin Surabaya dalam pengembangan ekonomi kota belum sepenuhnya diberikan ruang yang optimal oleh Walikota Surabaya. Ia berharap ke depan Kadin Surabaya dapat terus berperan sebagai mitra strategis Pemerintah Kota dalam aspek ekonomi, agar kontribusinya semakin signifikan. Lebih lanjut, Alyas menyatakan bahwa Kadin Surabaya akan menggelar Musyawarah Kota (Muskota) VII pada bulan Oktober 2024. Agenda ini akan membahas berbagai isu penting, dengan harapan hasil musyawarah dapat menjadi dasar rekomendasi bagi visi dan misi calon Walikota Surabaya. Sementara itu, Ketua Kadin Surabaya, H. M. Ali Affandi LNM, menambahkan bahwa Kadin telah bekerja keras dalam mendukung kemajuan bisnis di kota ini selama lima tahun terakhir. Meskipun demikian, ia menyadari bahwa masih banyak target yang perlu dicapai. Ia menyatakan, "Apa yang kami cita-citakan belum sepenuhnya terwujud. Jika saya diberi kepercayaan untuk kembali memimpin Kadin Surabaya, saya berharap dapat melanjutkan peran ini dengan lebih banyak kolaborasi dan inovasi." Dengan semangat yang tinggi, Kadin Surabaya siap menjawab tantangan dalam memperkuat perekonomian daerah. ANTARA