JAKARTA –
**Borneonews - Karo, Sumatera Utara**, Jawa Timur berhasil mendominasi cabang olahraga balap sepeda, khususnya nomor Individual Downhill (DHI) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 dengan meraih medali emas di kategori putra dan putri. Kejuaraan yang berlangsung di MTB Arena Tahura Bukit Barisan ini dilaksanakan pada hari Senin. Dalam kategori putra, dua pebalap dari Jawa Timur berhasil mengukir prestasi yang membanggakan. Dois Audi Fikriansyah mencatatkan waktu tercepat, yakni 2 menit 49,752 detik, yang membawanya meraih medali emas. Penampilan cemerlang Dois ini merupakan kelanjutan dari prestasinya pada babak *seeding run* sehari sebelumnya, di mana ia juga tampil sebagai pebalap tercepat. Rekan satu tim Dois, Pandu Satrio Perkasa, menyusul di posisi kedua dengan waktu 2 menit 51,644 detik, yang membawanya meraih medali perak. Sedangkan medali perunggu diraih oleh Putra Ganda Arrozaq, pebalap dari Sumatera Selatan, yang menyelesaikan balapan dengan waktu 2 menit 54,116 detik. Sejumlah 16 pebalap putra berkompetisi di trek sepanjang 1,57 kilometer ini, dengan persaingan yang sangat ketat terlihat dari waktu penyelesaian mereka. Selisih waktu antara enam pebalap teratas hanya terpaut 15 detik, menunjukkan betapa sengitnya pertandingan. Beberapa pebalap mengungkapkan bahwa kondisi lintasan yang licin akibat hujan deras sehari sebelumnya menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi. Sementara itu, pada kategori putri, Jawa Timur kembali menunjukkan kekuatan mereka dengan Milatul Khaqimah yang sukses mempertahankan gelar sebagai pebalap tercepat. Ia mencatatkan waktu 3 menit 13,434 detik, sehingga mengamankan medali emas untuk Jawa Timur. Riska Amelia Agustina dari Jawa Barat berhasil menempati posisi kedua dengan waktu 3 menit 32,742 detik, sedangkan posisi ketiga diraih oleh Keysah Ginais Nafsi dari Aceh dengan waktu 3 menit 40,504 detik. Di sisi lain, terdapat perubahan hasil dari *seeding run* ke perlombaan final pada posisi kelima dan keenam di kategori putri. Vionnisa Andrio, yang merupakan pembalap dari Sulawesi Tengah, berhasil naik ke posisi kelima, menggantikan Karisha Alvinita Risandy dari Jawa Tengah, yang jatuh ke posisi keenam. Keberhasilan ini semakin mempertegas dominasi Jawa Timur dalam cabang olahraga balap sepeda pada ajang PON kali ini. ANTARA