**Borneonews - Kalimantan Selatan**, Sebanyak 500 anggota komponen cadangan matra darat telah menuntaskan latihan dasar kemiliteran di Resimen Induk Rayon Militer Komando Daerah Militer VI/Mulawarman, Kalimantan Selatan, pada hari Senin. Latihan ini merupakan bagian dari upaya untuk mempersiapkan anggota sebagai bagian dari pertahanan negara.
Upacara penutupan latihan tersebut dipimpin oleh Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Tri Budi Utomo, yang juga membacakan amanat dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam pesannya, Menteri Prabowo mengingatkan agar setiap anggota komcad bekerja dengan niat ibadah serta menekankan pentingnya loyalitas dan keikhlasan sebagai nilai-nilai fundamental dalam menjalankan tugas sebagai komponen cadangan terlatih.
Menteri Pertahanan juga menginstruksikan kepada anggota komcad agar tidak bersikap angkuh atau eksklusif. Ia menghimbau agar mereka tetap bersahaja, disiplin, dan mampu meraih simpati dari masyarakat. Pesan ini menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik dengan komunitas di mana pun mereka berada.
Selain itu, Menhan Prabowo juga menekankan tanggung jawab anggota komcad untuk memelihara nama baik organisasi mereka serta menjaga soliditas dan solidaritas di antara sesama anggota. Dalam konteks ini, ia mengajak seluruh anggota untuk memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama latihan sebagai langkah preventif terhadap potensi ancaman terhadap keamanan dan pertahanan negara.
Latihan dasar kemiliteran yang diikuti oleh 500 anggota komponen cadangan gelombang pertama tahun anggaran 2024 ini berlangsung selama sekitar dua bulan, dimulai dari tanggal 15 Juli 2024 hingga 12 September 2024. Dalam rangka rekrutmen, proses seleksi untuk komponen cadangan ini dimulai sejak bulan Mei 2024 dibawah arahan Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman, yang mencakup wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, serta Ibu Kota Nusantara.
Selama mengikuti latihan, seluruh kebutuhan peserta ditanggung sepenuhnya oleh negara. Anggota komcad mendapatkan sejumlah fasilitas, antara lain uang saku sebesar Rp1,8 juta per bulan, jaminan kesehatan, serta asuransi kecelakaan kerja yang berlaku selama satu tahun. Selain itu, mereka juga menerima 71 jenis perlengkapan sehari-hari yang diperlukan, mencakup perlengkapan latihan, tidur, mandi, dan belajar.
Komponen cadangan sendiri telah dibentuk sejak tahun 2021, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2021 mengenai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 berkaitan dengan pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara. Program ini merupakan salah satu inisiatif dari Menteri Prabowo dan dilaksanakan setiap tahun.
Sebagai catatan, sejak tahun 2021 hingga 2023, tercatat sebanyak 8.574 warga sipil telah resmi menjadi anggota komponen cadangan untuk ketiga matra TNI. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat pertahanan negara melalui program komponen cadangan.
ANTARA
500 Anggota Komcad Matra Darat Sukses Tuntaskan Latihan Militer
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Komentar (0)
Memuat komentar…







