JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menginformasikan tentang kesiapan infrastruktur yang mendukung rencana Presiden Joko Widodo untuk berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung dari tanggal 11 September hingga 19 Oktober 2024. Basuki menjelaskan bahwa infrastruktur untuk upacara HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus sudah siap, dan saat ini, persiapan untuk penggunaan IKN telah mengalami kemajuan yang signifikan. "Saya rasa kita sudah lebih siap dibanding sebelumnya," ungkapnya saat konferensi pers di Jakarta. Dalam hal infrastruktur udara, perkembangan dari pembangunan landasan pacu bandara di IKN telah mencapai panjang 2.100 meter. Diharapkan, landasan tersebut dapat diperpanjang menjadi 2.200 meter pada tanggal 9 September, sehingga sudah dapat melayani penerbangan pesawat terbang. Basuki menambahkan, "Kesiapan infrastruktur memang belum sepenuhnya 100 persen, tetapi sudah memadai. Misalnya untuk perkantoran Kemenko 1, 2, 3, dan 4, tidak semua lantai bisa digunakan secara optimal. Dari total enam lantai, sekitar empat lantai dapat segera difungsikan meskipun akan dilakukan secara bertahap." Ia juga mengungkapkan bahwa Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, telah mulai memanfaatkan gedung Kemenko 1 melalui rapat koordinasi yang sudah dilaksanakan dua pekan lalu. Selain itu, pembangunan infrastruktur hunian untuk aparatur sipil negara (ASN) juga menunjukkan kemajuan, di mana 14 tower apartemen telah selesai dibangun. Terkait dengan penyediaan air minum di IKN, Basuki menegaskan bahwa semua fasilitas tersebut siap untuk dimanfaatkan. "Dengan demikian, kami yakin bahwa semua kebutuhan minimal untuk menjalankan administrasi pemerintahan di IKN sudah siap," ujarnya. Basuki juga menyampaikan bahwa pada Jumat, 13 September, akan ada sidang kabinet paripurna yang diadakan di IKN. "Saya baru melihat undangan untuk sidang kabinet paripurna yang akan berlangsung di IKN," tambahnya. Informasi lebih lanjut menyebutkan bahwa selama bertugas di IKN, Presiden Jokowi tetap dapat melaksanakan kunjungan kerja ke daerah lain, dengan berangkat dari Ibu Kota Nusantara. Selain itu, presiden juga memiliki opsi untuk mendelegasikan beberapa agenda kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin. ANTARA