**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menegaskan bahwa kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia pada 3 hingga 6 September lalu berhasil memperkuat citra keamanan negara ini di mata dunia. Kunjungan ini juga menunjukkan tingkat toleransi yang tinggi antarumat beragama di Indonesia.
Salah satu pejabat senior Kemenparekraf, Nia Niscaya, menyampaikan bahwa kehadiran Paus di Jakarta memperlihatkan kepada dunia bahwa ibu kota Indonesia adalah tempat yang aman. Dia menekankan bahwa antusiasme yang ditunjukkan oleh berbagai kalangan, tidak hanya dari umat Katolik, tetapi juga dari pemeluk agama lain, adalah hal yang sangat positif. Menurutnya, ini mencerminkan semangat toleransi yang harus terus dipelihara.
Keamanan, kata Nia, merupakan salah satu elemen penting dalam pengembangan sektor pariwisata nasional. Dengan adanya kunjungan Paus Fransiskus yang mengundang sekitar 90 ribu umat Katolik untuk berpartisipasi dalam Misa Akbar di Stadion Gelora Bung Karno, hal ini mempertegas bahwa Indonesia adalah negara yang aman dan terbuka untuk promosi wisata internasional.
Dalam kesempatan yang sama, Sutrisno Iwantono, Ketua Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jakarta, mengungkapkan bahwa hampir semua hotel di Jakarta penuh selama kunjungan tersebut. Kehadiran Paus Fransiskus telah menarik perhatian banyak umat Katolik yang datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti acara besar tersebut.
Sutrisno mencatat bahwa kegiatan ini telah menyebabkan peningkatan tingkat keterisian hotel, atau *occupancy rate*, mencapai 20 hingga 25 persen dibandingkan dengan hari-hari biasa. Dia menambahkan bahwa meskipun rata-rata peningkatan tersebut jelas, setiap hotel mungkin mengalami variasi yang tergantung pada lokasinya di Jakarta.
Di sisi lain, Sutrisno berharap agar acara-acara serupa dapat diadakan secara berkala. Dengan demikian, manfaat dari perkembangan sektor pariwisata dapat dirasakan oleh semua pihak yang terlibat. Dia juga mengusulkan agar agenda semacam ini tidak hanya berlangsung di sekitar Gelora Bung Karno, tetapi juga dapat merata ke wilayah lain di DKI Jakarta, seperti ke selatan, utara, dan barat. Hal ini diyakini akan mendistribusikan keuntungan yang lebih merata bagi semua pelaku pariwisata di wilayah tersebut.
ANTARA
Kunjungan Paus Fransiskus Dorong Citra Aman dan Toleran Indonesia
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







