**Borneonews - Jakarta**, Pemerintah Indonesia melalui Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, telah menjajaki pembukaan penerbangan langsung dari Uni Emirat Arab (UEA) menuju Labuan Bajo, yang terletak di Nusa Tenggara Timur. Diskusi ini dilakukan dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Jakarta pada hari Senin. Dalam pertemuan tersebut, Sumadi menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia tengah giat melaksanakan pengembangan infrastruktur di Labuan Bajo. Ia menekankan pentingnya konektivitas yang akan menghubungkan daerah tersebut dengan Bandara Internasional Komodo. Dengan adanya penerbangan langsung ini, diharapkan Labuan Bajo dapat meningkatkan popularitasnya di kalangan wisatawan internasional. "Langkah ini bertujuan agar Labuan Bajo bisa menarik lebih banyak pengunjung dari luar negeri," ujarnya. Indonesia dan UEA sebelumnya telah menjalin kerjasama dalam sektor transportasi. Hal ini dapat dilihat dari kehadiran Etihad Airways, yang telah menyediakan penerbangan dari Abu Dhabi ke Jakarta dan Denpasar, Bali. Selain itu, kedua negara juga telah menandatangani perjanjian *codeshare* yang merupakan kesepakatan bisnis di bidang penerbangan, dengan harapan dapat memperluas konektivitas antara UEA dan beberapa tujuan wisata di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Sumadi menegaskan perlunya memperluas kerjasama di sektor transportasi antara Indonesia dan UEA. "Saya ingin menggali potensi kerjasama kita tidak hanya di sektor penerbangan saja. Oleh karena itu, saya mengundang UEA untuk berpartisipasi dalam pengembangan infrastruktur transportasi di Indonesia," katanya. Pemerintah Indonesia telah menetapkan sepuluh lokasi sebagai tujuan wisata prioritas dalam program 10 New Balis. Program ini bertujuan untuk mengubah lokasi-lokasi tersebut menjadi destinasi pariwisata kelas dunia. Labuan Bajo termasuk dalam lima wilayah yang ditetapkan sebagai super-prioritas destinasi wisata, yang diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. ANTARA