JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Timur**, Kepolisian kini tengah menyelidiki sebuah insiden yang melibatkan pengemudi mobil Mitsubishi Pajero yang diduga memamerkan *senjata api* di jalan layang Kalibata, Kramat Jati, Jakarta Timur. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa Polsek Kramat Jati telah melakukan olah tempat kejadian perkara (*TKP*) bersama dengan Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai insiden tersebut. Hingga saat ini, pihak kepolisian telah berhasil melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi. Mereka terdiri dari seorang satpam, seorang pengamen, dan seorang petugas parkir yang mengamati kejadian itu secara langsung. Insiden ini diduga berawal dari senggolan antara mobil Pajero dan kendaraan lain di sekitar lokasi. Menurut unggahan di salah satu akun media sosial pada Sabtu, 7 September, terlihat dalam video bahwa sopir Pajero tampak menyerempet mobil korban. Dalam rekaman tersebut, sopir terlihat mengeluarkan *senjata api* berwarna hitam dengan menurunkan kaca jendela mobilnya. Saksi yang mengunggah video tersebut menjelaskan bahwa kendaraan Pajero itu mencoba mengambil jalur kanan, namun tidak diberi ruang karena kemacetan yang cukup parah. Ketika terjadi senggolan, pengemudi Pajero sempat menyerukan agar mobil minggir, dan kemudian menampilkan *senjata api* sebagai bentuk intimidasi. Kendaraan yang terlibat diidentifikasi sebagai Pajero berwarna hitam dengan nomor polisi B 1614 TJN. Akun tersebut juga menyertakan foto kartu identitas yang diduga milik pengemudi Pajero, yang dikabarkan merupakan seorang purnawirawan TNI. Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman dalam kasus ini untuk menindaklanjuti fakta-fakta yang ada. ANTARA