BANDA ACEH –
**Borneonews - Aceh Timur**, Sumatera Barat (Sumbar) dan Sulawesi Selatan (Sulsel) telah berhasil memastikan langkah mereka ke semifinal dalam cabang olahraga sepak takraw putra pada PON XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Keduanya menampilkan performa yang mengesankan pada babak penyisihan yang diadakan di Gedung Idi Sport Center, Idi, Kabupaten Aceh Timur. Pada hari Senin, Sumbar melanjutkan langkahnya ke semifinal setelah berhasil mengalahkan tim tuan rumah Aceh dengan skor telak 3-0. Kemenangan tersebut diraih melalui dominasi penuh di masing-masing nomor tim. Tim pertama Sumbar menang dengan skor 15-9 dan 15-13, diikuti oleh tim kedua yang menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan 15-9 dan 15-3. Untuk tim ketiga, Sumbar tidak memberikan kesempatan kepada lawan dengan skor unggul 15-0 dan 15-0. Dengan hasil tersebut, Sumbar bergabung dengan Jawa Timur yang sebelumnya juga melaju ke semifinal setelah menaklukkan Aceh dengan skor identik 3-0. Pertandingan antara Jawa Timur dan Sumbar selanjutnya akan menentukan posisi mereka sebagai juara dan runner-up Grup B, yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (10/9). Di sisi lain, tim Aceh harus menelan pahitnya gagal lolos ke semifinal setelah menderita dua kekalahan di fase grup. Mengamati Grup A, DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan juga berhasil melaju ke semifinal setelah keduanya berhasil mengalahkan Sumatera Utara. DKI Jakarta meraih kemenangan dengan skor 3-0, disusul oleh Sulawesi Selatan yang mencatatkan hasil serupa. Pertarungan antara DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan untuk memperebutkan posisi juara grup akan digelar pada hari yang sama. Pelatih sepak takraw putra Sulawesi Selatan, HM Amkar, menyatakan meskipun timnya mencatatkan kemenangan yang meyakinkan, performa anak asuhnya masih bisa ditingkatkan. Ia mengungkapkan adanya beberapa kesalahan yang seharusnya bisa dihindari, terutama pada pertandingan awal yang membuat tim mengalami ketegangan. “Anak-anak sempat mengalami ketegangan di awal pertandingan, yang berdampak pada beberapa kesalahan tidak terduga. Kesalahan-kesalahan tersebut tidak boleh terulang di pertandingan berikutnya,” ujarnya. Menjelang pertandingan menghadapi DKI Jakarta, HM Amkar menegaskan tekad timnya untuk meraih kemenangan, meskipun lawan memiliki sejumlah atlet yang telah berpengalaman di *pelatnas*. Ia menegaskan, walaupun pertandingan melawan DKI Jakarta tidak menentukan kelolosan ke semifinal, timnya tetap akan berjuang maksimal demi meraih gelar juara grup. “Kami akan menghadapi DKI Jakarta dengan serius, karena meskipun tidak lagi menentukan kelolosan, target utama kami adalah meraih juara grup,” pungkas HM Amkar. ANTARA