JAKARTA –
**Borneonews - Banda Aceh**, Presiden Joko Widodo, biasa disapa Jokowi, membagikan sejumlah pakaian kepada masyarakat yang menyambut kedatangannya di depan gerbang utama Stadion Harapan Bangsa (SHB), Lhong Raya, Banda Aceh, pada malam Senin. Kehadiran Jokowi di lokasi tersebut berlangsung sekitar pukul 19.55 WIB. Ia datang untuk meresmikan pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara yang dijadwalkan pada tahun 2024. Presiden menjelajahi kawasan tersebut menggunakan mobil kepresidenan berjenis Toyota Vellfire berwarna hitam, diiringi oleh rombongan kendaraan lainnya. Dalam perjalanan melewati kerumunan masyarakat, Jokowi terlihat melemparkan sejumlah baju berwarna hitam yang bergambar dirinya dari dalam mobil. Ribuan warga yang telah menunggu kedatangannya pun bersorak gembira sambil berebut baju yang dibagikan oleh presiden. Suasana penuh antusiasme ini menunjukkan bagaimana masyarakat menyambut figura pemimpin nasional dengan hangat. Jokowi dijadwalkan untuk secara resmi membuka PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 pada malam itu. PON kali ini menjadi istimewa karena merupakan edisi pertama yang diselenggarakan secara bersamaan di dua provinsi, yaitu Aceh dan Sumatera Utara. Event akbar ini akan menampilkan sekitar 65 cabang olahraga, 87 disiplin, dan 1.042 nomor pertandingan yang akan dilaksanakan di 20 kabupaten dan kota di kedua provinsi tersebut. Ajang kompetisi ini tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga merupakan panggung bagi atlet daerah untuk menunjukkan hasil pembinaan yang telah mereka jalani. Menariknya, pada PON kali ini, empat daerah otonomi baru (DOB) akan tampil perdana, yakni Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan, ditambah dengan kontingen dari Ibu Kota Nusantara (IKN). Diperkirakan, sebanyak 13.000 atlet akan beradu keterampilan dan kemampuan mereka dalam pesta olahraga nasional ini, yang akan berakhir dengan upacara penutupan pada tanggal 20 September 2024. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan prestasi olahraga nasional dan pembangunan daerah. ANTARA