**Borneonews - Pamekasan**, Polres Pamekasan di Jawa Timur mengintensifkan pendekatan kepada sejumlah tokoh ulama sebagai salah satu langkah untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang pemilihan kepala daerah serentak pada tahun 2024. Pendekatan ini dianggap penting mengingat pengaruh yang dimiliki oleh tokoh-tokoh tersebut di kalangan masyarakat.
Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, menyatakan bahwa para ulama serta tokoh informal lainnya memiliki peranan signifikan dalam menjaga stabilitas situasi di masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan aktif mereka sangat diharapkan dalam proses ini.
Menurut Kapolres, selama pelaksanaan pemilu, berbagai pihak yang berkepentingan berusaha memperoleh dukungan dari masyarakat, yang dapat menyebabkan potensi gesekan antar kelompok. Mengingat hal tersebut, pihaknya berupaya menerapkan *cooling system* dengan melakukan pendekatan secara langsung kepada tokoh-tokoh berpengaruh, termasuk diantaranya tokoh masyarakat dan ulama.
Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa pihaknya juga sedang melaksanakan pemetaan daerah yang termasuk dalam kategori rawan saat pesta demokrasi lima tahunan itu berlangsung. Berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh Polda Jawa Timur, Kabupaten Pamekasan teridentifikasi sebagai salah satu dari enam kabupaten yang rentan, bersama dengan Kabupaten Bangkalan, Sampang, Sumenep, Lumajang, dan Pasuruan.
Melalui pemetaan tersebut, pihak Polres juga mengidentifikasi kecamatan-kecamatan yang berpotensi mengalami kerawanan selama pelaksanaan pilkada. Dari hasil pemetaan itu, terungkap bahwa ada tiga kecamatan yang berisiko tinggi, yaitu Kecamatan Batumarmar, Palengaan, dan Proppo.
Kapolres menjelaskan bahwa pendekatan kepada para ulama serta tokoh-tokoh berpengaruh lainnya saat ini difokuskan di tiga kecamatan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir potensi konflik sebelum pemilihan berlangsung.
Sesuai dengan pengaturan Pilkada serentak 2024, waktu pelaksanaan pemungutan suara ditetapkan pada 27 November. Pemungutan suara akan dilakukan di 1.270 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan se-Kabupaten Pamekasan.
Hingga kini, tiga pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Pamekasan telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan. Ketiga pasangan tersebut adalah KH Kholilurrahman-Sukriyanto yang diusung oleh koalisi Partai Demokrat, Gelora, PAN, dan Nasdem; Fattah Jasin-Mujahid Ansori yang didukung oleh koalisi PBB, PKS, Gerindra, Golkar, PSI, Garuda, dan PKB; serta Mohammad Baqir Aminatullah-Taufadi yang diusung oleh PPP, PDI Perjuangan, Hanura, dan Perindo.
ANTARA
Polres Pamekasan Dekati Tokoh Ulama Jelang Pilkada Serentak 2024
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Imam/Fairuz Tempati Peringkat Keempat AVC Suma Open 2026
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Kabid Humas Polda Kalteng Imbau Waspada Pinjaman Online Ilegal
Komentar (0)
Memuat komentar…







