PADANG –
**Borneonews - Aceh**, Pelatih cabang olahraga dayung nomor *stand up paddle* Papua Barat, Yan Agus Rumbewas, menyatakan bahwa prestasi yang diraih oleh Desi Welmince Robaha dan Pinon Robaha dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI melebihi ekspektasi yang ada. Yan Agus mengungkapkan, “Meskipun mental bertanding Desi dan Pinon masih perlu diperbaiki, kami sangat beruntung karena fisik mereka telah terlatih dengan baik, sehingga berhasil memperoleh dua medali emas.” Pernyataan tersebut disampaikannya di Aceh pada hari Senin, menyoroti pencapaian gemilang kedua atlet tersebut. Sebelum bertanding di PON Aceh-Sumatera Utara, baik Desi maupun Pinon belum pernah mengikuti kompetisi resmi di daerah asal mereka, Papua Barat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di pihak pelatih mengenai kesiapan mental kedua atlet untuk bersaing di ajang bergengsi tersebut. Untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka, Yan Agus memutuskan untuk mengikutsertakan keduanya dalam beberapa kompetisi resmi di luar Papua Barat sebelum pelaksanaan PON. “Menjelang PON ini, kami hanya mengikuti sekitar tiga kompetisi untuk melatih mental dan menambah pengalaman bertanding mereka,” tambahnya. Selama enam bulan menjalani pelatihan sebelum PON, ada kendala yang dihadapi oleh kedua atlet tersebut, yaitu kurangnya sarana dan prasarana. Keduanya bahkan harus berbagi menggunakan satu kayak. “Pada awalnya kami tidak memiliki kayak, dan baru saat kualifikasi PON kemarin kami mendapatkan satu kayak,” ungkapnya. Menariknya, kayak yang digunakan oleh Desi Welmince untuk berlaga di PON XXI merupakan sumbangan dari salah satu sponsor yang berasal dari DKI Jakarta. Yan Agus merasa bersyukur karena dukungan tersebut telah membantu atletnya meraih dua medali emas sekaligus. Sebagai informasi tambahan, pada final *stand up paddle* 1.000 meter technical, Desi Welmince Robaha mencatatkan waktu 7 menit 26,040 detik, berhasil finis di posisi pertama. Sementara itu, Pinon Robaha juga menunjukkan performa yang mengesankan dengan waktu 6 menit 15 detik. Dengan raihan medali ini, Papua Barat kini memiliki koleksi tiga medali emas dan satu medali perunggu pada cabang olahraga dayung dalam PON XXI. ANTARA