**Borneonews - Ambon**, Perpustakaan Hatukau yang berada di Batu Merah, Ambon, Maluku, baru-baru ini melaksanakan kegiatan edukasi literasi keuangan yang diikuti oleh 40 anak-anak dari kalangan Pemustaka dan siswa Madrasah Ibtidaiyah Dharma Ali Fauzi. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai pengelolaan uang yang baik dan benar kepada anak-anak sejak usia dini.
Kepala Perpustakaan, Arita Muhlisa, menjelaskan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan pada kegiatan ini adalah *reading aloud* atau membaca nyaring. Dengan cara ini, diharapkan anak-anak dapat lebih mudah memahami dan menyerap informasi yang disampaikan, sehingga mereka dapat belajar dengan cara yang menyenangkan. "Edukasi ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang ceria dan menggembirakan," ujar Arita.
Pelaksanaan edukasi ini bertepatan dengan peringatan Hari Literasi Internasional yang jatuh pada 8 September. Selain untuk mengenalkan literasi keuangan, program ini diharapkan dapat membantu membentuk kebiasaan mengelola keuangan yang sehat bagi generasi mendatang. "Kami berharap anak-anak dapat terbiasa membaca buku sehingga mereka menjadi generasi yang literat," tambahnya.
Di samping edukasi tentang keuangan, Arita juga menjelaskan bahwa Perpustakaan Hatukau memberikan pelajaran tentang kepedulian terhadap lingkungan. Materi ini disampaikan oleh komunitas Bhupala Maluku, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman awal kepada anak-anak mengenai pentingnya memilah sampah dan konsep menabung melalui daur ulang.
Arita menekankan bahwa literasi bukan hanya berkaitan dengan kemampuan baca tulis, tetapi juga meliputi aspek-aspek penting lainnya seperti menabung, kesadaran lingkungan, kesehatan, serta teknologi. "Literasi merupakan fondasi yang penting untuk memahami banyak hal. Dengan menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan sejak dini, kami berharap anak-anak dapat mulai belajar memilah sampah baik di rumah maupun di sekolah," pungkasnya.
ANTARA
Edukasi Literasi Keuangan dan Lingkungan untuk Anak di Ambon
Bagikan:

AMBON –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemko Tidak Kewalahan Tangani Karhutla, Fokus Hadapi Kondisi di Lapangan
Penundaan TKA Kalteng jadi Kesempatan Perdalam Materi
Dana Bantuan Penanganan Karhutla Diharapkan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna
Gerindra Barito Timur Dorong Kader Perkuat Peran di Tengah Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Komentar (0)
Memuat komentar…







