BANDAR LAMPUNG –
**Borneonews - Banda Aceh**, Kontingen Lampung tampil dengan pakaian adat yang kaya akan makna, yaitu motif tapis, dalam acara *defile* yang menandai pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Acara tersebut diadakan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan akan resmi membuka acara ini. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Desca Tama Paksi Moeda, menjelaskan bahwa sebanyak 34 peserta dari kontingen Lampung ikut serta dalam *defile* ini. Pakaian yang dikenakan merupakan busana adat Lampung Pepadun yang memadukan warna kuning emas dan krim, menciptakan penampilan yang menawan dan mencerminkan kekayaan budaya daerah. Mengenakan songkok tradisional yang menjadi ciri khas Lampung, seragam ini tidak hanya menggambarkan keindahan visual, tetapi juga menyimpan harapan dan semangat juang. Desca menegaskan bahwa motif tapis yang digunakan melambangkan optimisme dan ambisi untuk meraih prestasi terbaik dalam kompetisi. Lebih lanjut, Desca menyampaikan bahwa makna di balik seragam tersebut menunjukkan keyakinan kontingen Lampung dalam meraih posisi di antara 10 besar perolehan medali. Wakil Ketua KONI Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, juga menambahkan bahwa pakaian yang dikenakan memberikan nuansa keberanian dan ketabahan. "Perpaduan jaket tapis dan celana hitam menunjukkan keberanian dan semangat kami untuk membuat kemajuan dalam dunia olahraga di Lampung," ungkap Fatikhatul, yang juga merupakan anggota DPRD Lampung. Kabid Binpres KONI Lampung, Chandra Kurniawan, menambahkan bahwa kontingen yang ambil bagian dalam *defile* ini meliputi perwakilan dari KONI Lampung, pelatih, dan manajer. Diketahui juga bahwa acara pembukaan PON XXI Aceh-Sumut dihadiri oleh Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin. Dengan seragam yang sarat makna ini, kontingen Lampung melangkah maju dengan penuh harapan dan semangat untuk tampil maksimal dalam PON XXI. ANTARA