**Borneonews - Medan**, Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) memberikan apresiasi kepada sejumlah pebiliar dari tiga provinsi yang baru, yaitu Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua, yang dengan berani turut serta dalam kompetisi cabang biliar pada PON Aceh-Sumut 2024.
Wakil Ketua Umum POBSI, Syafril Nasution, menyatakan, "Kami sangat mengapresiasi keberanian mereka untuk tampil dalam PON, meskipun sebagai provinsi baru. Sayangnya, Papua Barat Daya tidak mengirimkan atlet dalam kesempatan ini." Pernyataan tersebut disampaikan setelah ia membuka secara resmi pertandingan cabang olahraga biliar di Pardede Hall, Medan, pada Senin lalu.
Di antara para atlet dari ketiga provinsi tersebut, terdapat pebiliar putra seperti Hamka Jaya dan Junaidi dari Papua Pegunungan, serta pebiliar putri Kenny Tirza Chandra juga berasal dari provinsi yang sama. Selain itu, terdapat pula pebiliar putra Yoakim R. Maturbongs dari Papua Selatan dan Deki Mote dari Papua Tengah.
Meskipun pembinaan atlet di provinsi-provinsi tersebut belum sepenuhnya optimal seperti di provinsi lain, Nasution menilai bahwa keikutsertaan para pebiliar merupakan langkah yang sangat positif. "Mereka akan mendapatkan pengalaman berharga dari kompetisi nasional ini, yang nantinya dapat dijadikan bekal untuk meningkatkan kemampuan di masa depan," tambahnya.
Nasution juga menekankan pentingnya pembinaan yang berkelanjutan, berharap agar pada kejuaraan mendatang, para atlet akan mampu memberikan penampilan yang lebih baik dan berpeluang meraih prestasi yang lebih tinggi.
Dalam konteks PON ini, PB POBSI akan memantau bakat-bakat muda dalam cabang biliar, yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia juga menyebutkan bahwa para atlet yang tampil baik di PON mungkin akan diikutsertakan dalam pemusatan latihan nasional POBSI.
Cabang olahraga biliar mulai dipertandingkan pada Senin, dengan berbagai kelas yang disuguhkan, termasuk *pool* putra, *pool* putri, *carom*, *english billiard*, dan *snooker*. Sebanyak 127 atlet putra dan 14 atlet putri dari 32 provinsi berpartisipasi dalam kejuaraan ini. Provinsi-provinya meliputi Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan berbagai provinsi lainnya seperti Kalimantan dan Papua, menunjukkan keragaman dan semangat kompetisi di ajang olahraga bergengsi ini.
ANTARA
POBSI Apresiasi Pebiliar Baru Papua Berkompetisi di PON 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Erupsi Gunung Semeru Terjadi Enam Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1,2 Km
Jarak Pandang Terbatas Akibat Kabut Asap, Wakil Ketua III DPRD Kalteng Minta Masyarakat Waspada
Jaringan Peredaran Kayu Ilegal Didalami Pihak Kemenhut
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







