**Borneonews - Trenggalek**, Pemerintah Kabupaten Trenggalek, yang terletak di Jawa Timur, telah melaksanakan pelatihan kewirausahaan pada hari Senin bagi pelaku usaha mikro. Kegiatan ini ditargetkan untuk pelaku usaha yang baru merintis bisnis mereka dan memiliki usia usaha di bawah satu tahun.
Pelatihan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, hingga tanggal 11 September. Untuk mendukung kegiatan ini, pemerintah mendatangkan konsultan *UMKM* dari Amplify Minds, yaitu Syafril Riza. Ia juga menjabat sebagai Managing Director di Amplify Minds dan sebelumnya terlibat dalam program Jadi Pengusaha Mandiri (JAPRI) di Trenggalek.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan bahwa program ini adalah salah satu prioritas pemerintah daerah. Tujuan utamanya adalah untuk menumbuhkan wirausaha baru serta meningkatkan kualitas *UMKM* yang sudah ada dan mapan, dengan fokus khusus pada perempuan. Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka acara pelatihan di Balai Benih Perikanan Kabupaten Trenggalek.
Dalam pelatihan ini, total terdapat 53 peserta, di mana 37 di antaranya adalah perempuan. Sebagian besar peserta sudah berumah tangga, sehingga diharapkan pelatihan ini dapat membantu mereka dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui peningkatan pendapatan.
"Diharapkan pelatihan ini dapat menjadi tambahan penghasilan bagi setiap peserta. Negara-negara berkembang sering menghadapi tantangan seperti kemiskinan dan *middle income trap*," tambah Bupati Arifin.
Pelatihan yang difokuskan pada kewirausahaan perempuan merupakan bagian dari rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Target dari program ini adalah untuk melahirkan 5000 pengusaha perempuan setiap tahunnya. Pihak pemerintah optimis bahwa pelatihan ini akan menghasilkan wirausaha yang handal, terutama karena didukung oleh mentor yang berpengalaman.
"Tentu saja, kami sangat senang mengundang Mas Avril sebagai mentor. Ia memiliki latar belakang yang kuat bekerja dengan berbagai *NGO* di dunia, dan banyak para peserta sebelumnya yang merasakan dampak positif dari pelatihan dan berhasil mencapai omset miliaran, ungkap Bupati Arifin.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek, Cusi Kurniawati, menjelaskan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan menumbuhkan sumber daya manusia yang kreatif. Pelatihan ini diikuti oleh 37 perempuan dan 16 laki-laki yang terdiri dari berbagai latar belakang.
Peserta pelatihan kali ini dipilih dari individu yang belum memiliki usaha atau yang telah menjalani usaha rintisan dengan usia kurang dari satu tahun. Rentang usia para peserta berkisar antara 19 hingga 43 tahun, mencerminkan keragaman dan potensi wirausaha di Trenggalek.
ANTARA
Pelatihan Kewirausahaan Mikro di Trenggalek, Tingkatkan Pendapatan Perempuan
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Komentar (0)
Memuat komentar…







