BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Sejumlah warga di Aceh merasakan keajaiban saat menyaksikan pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Acara yang digelar pada malam hari tersebut dipenuhi dengan pertunjukan kembang api yang memukau, menjadi salah satu hiburan utama dalam rangkaian pembukaan acara olahraga tahunan ini. Keberadaan pertunjukan kembang api ini menjadi momen istimewa, mengingat warga setempat jarang menyaksikan acara semacam ini. Menurut Mufti Tamren, seorang warga dari Kabupaten Aceh Barat Daya, kehadirannya di stadion sejak pukul 16.00 WIB membuat dirinya sangat antusias. Momen pembukaan yang dimulai sekitar pukul 20.10 WIB ini terasa sangat istimewa baginya. Ia berkomentar, "Ini adalah peristiwa yang bersejarah; mungkin tidak akan terulang dalam waktu dekat di Aceh. Saya sangat senang bisa menyaksikannya secara langsung, meskipun harus datang lebih awal." Mufti juga menambahkan harapannya agar penyelenggaraan PON XXI dapat meningkatkan semangat serta motivasi para atlet dalam berlatih. Ia berharap, dengan adanya ajang olahraga ini, para atlet tidak hanya mempersiapkan diri untuk PON, tetapi juga konsisten dalam berlatih untuk mencapai prestasi tinggi di masa depan. Warga Banda Aceh lainnya, Reza, menyaksikan pertunjukan kembang api dari luar stadion. Ia mengakui acara tersebut sangat meriah dan menjadi pengalaman pertama baginya melihat kembang api di Aceh. Reza menjelaskan bahwa kembang api ini memberikan wawasan serta hiburan baru bagi masyarakat di daerah yang dikenal sebagai Serambi Makkah. "Pertunjukan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat Aceh," ungkapnya. "Meskipun biasanya kembang api hanya ada saat tahun baru, keberadaannya dilarang di Aceh." Hal yang serupa diungkapkan oleh Habil, seorang mahasiswa asal Pidie yang telah tinggal di Banda Aceh selama tujuh tahun. Ia menyatakan pengalamannya melihat kembang api yang meriah untuk pertama kalinya sangat berkesan. "Setelah tujuh tahun di Banda Aceh, baru kini saya melihat kembang api yang indah ini. Terima kasih kepada Presiden Jokowi," ujarnya dengan penuh rasa syukur. PON 2024 menjadi lebih istimewa karena menjadi perhelatan olahraga multi-event pertama yang diselenggarakan di dua provinsi secara bersamaan, yaitu Aceh dan Sumatera Utara. Ajang ini mempertandingkan 65 cabang olahraga dengan 87 disiplin, serta 1.042 nomor pertandingan yang berlangsung di 20 kabupaten/kota di kedua provinsi. Sementara itu, empat daerah otonom baru di Papua, yaitu Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan, ikut ambil bagian dalam PON untuk pertama kalinya. Bahkan, kontingen dari Ibu Kota Nusantara (IKN) juga berpartisipasi. Sebanyak 13.000 atlet akan bersaing untuk meraih prestasi terbaik hingga upacara penutupan yang dijadwalkan pada 20 September 2024. ANTARA