TANJUNG SELOR –
**Borneonews - Tarakan**, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menganggap Pekan Daerah ke III Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kaltara tahun 2025 merupakan momen yang sangat penting untuk pengembangan sektor pertanian dan perikanan. Hal ini disebabkan oleh potensi yang besar yang dimiliki provinsi ke-34 di Indonesia ini dalam dua bidang tersebut. Plh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan dari Sekretariat Daerah (Setda) Kaltara, Burhanuddin, menyampaikan pentingnya persiapan yang matang untuk memastikan kelancaran pelaksanaan acara ini. "Pekan Daerah ini sangat strategis dalam mendukung pengembangan kedua sektor tersebut," ujarnya saat berbicara di Tarakan. Saat ini, terdapat sekitar 16.400 nelayan yang aktif di Kaltara dengan total sebanyak 11.117 unit kapal perikanan. Dari total tersebut, sekitar 95,95 persen adalah kapal nelayan kecil atau tradisional yang berukuran di bawah 5 Gross Ton (GT) dan beroperasi di wilayah penangkapan yang berada dalam jarak 12 mil laut. Di sisi lain, untuk sektor pertanian, Kaltara memiliki luas wilayah mencapai 75.467 kilometer persegi atau setara dengan 7,5 juta hektare. Namun, sayangnya hanya sekitar 12 ribu hektare (Ha) yang dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Burhanuddin menambahkan bahwa keberadaan KTNA sangat berarti bagi kesejahteraan petani dan nelayan di Indonesia. Organisasi ini berfokus pada peningkatan kapasitas, penyuluhan, serta advokasi bagi para pelaku utama dalam sektor pertanian dan perikanan. KTNA juga berfungsi sebagai platform untuk komunikasi dan koordinasi antara petani, nelayan, pemerintah, serta semua pihak berkepentingan yang terlibat. Dalam penjelasannya, Burhanuddin menggarisbawahi bahwa sektor pertanian memiliki peranan yang sangat krusial, mengingat sektor ini adalah sumber utama dalam produksi pangan dan berkontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB) di banyak negara, khususnya di negara-negara berkembang. Dengan demikian, pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung langkah-langkah strategis dan meningkatkan peran penting KTNA dalam pengembangan pertanian, khususnya di wilayah Benuanta. Burhanuddin juga mengajak semua pihak untuk menggunakan kesempatan ini sebagai ajang dalam menyampaikan pesan-pesan positif dan memperkuat kolaborasi di setiap langkah yang dilaksanakan, selaras dengan visi dan misi Gubernur serta Wakil Gubernur Kaltara menuju Kaltara yang Berubah, Maju dan Sejahtera. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, Heri Rudiyono, menegaskan bahwa DPKP siap menjadi perpanjangan tangan dari Pemerintah Provinsi Kaltara dalam memberikan dukungan kepada KTNA. Ia mengatakan, "Saat ini, para pengurus KTNA diibaratkan sedang mengarungi samudera luas dengan perahu KTNA, bertujuan untuk membawa seluruh petani nelayan menuju kesejahteraan." ANTARA