JAKARTA –
**Borneonews - Kota Gaza**, Tentara Israel telah melakukan pemblokiran terhadap konvoi PBB yang berisi obat-obatan dan bahan bakar yang direncanakan untuk dikirim ke bagian utara Jalur Gaza, termasuk ke dalam Kota Gaza dan Wilayah Administratif Gaza Utara. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Kesehatan setempat pada hari Senin, 9 September. Munir al-Bursh, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, menjelaskan bahwa bahan bakar yang dibawa dalam konvoi tersebut dialokasikan khusus untuk mendukung kampanye vaksinasi *polio* di wilayah Gaza utara. Dia mengungkapkan bahwa insiden pemblokiran ini merupakan yang kelima kalinya terjadi dalam seminggu terakhir oleh tentara Israel. Al-Bursh juga menyoroti bahwa tindakan ini bisa sangat mengganggu pelaksanaan kampanye vaksinasi *polio* yang sedang berlangsung di Gaza utara. Pada hari yang sama, tentara Israel mengklaim bahwa mereka menghentikan konvoi PBB dengan alasan ada keberadaan tersangka warga Palestina yang dicurigai bersembunyi di salah satu kendaraan dalam konvoi tersebut. Sesuai informasi dari Kementerian Kesehatan dan PBB, tahap akhir dari kampanye vaksinasi *polio* dijadwalkan akan berlangsung di bagian utara Jalur Gaza pada hari Selasa, 10 September. Ketegangan yang berlanjut akibat konflik Israel di Jalur Gaza telah berlangsung selama hampir satu tahun. Menurut data dari otoritas kesehatan setempat, pertempuran ini telah mengakibatkan tewasnya hampir 41.100 warga Palestina, di mana sebagian besar merupakan wanita dan anak-anak, serta melukai sekitar 94.800 orang lainnya. Blokade yang terus menerus terjadi di wilayah Gaza telah mengakibatkan krisis yang parah, termasuk kekurangan pangan, air bersih, dan obat-obatan, sehingga meninggalkan sebagian besar daerah dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Israel juga tengah menghadapi tuduhan genosida atas tindakan mereka di Gaza di hadapan Mahkamah Internasional. ANTARA