JAKARTA –
**Borneonews - Soreang, Kabupaten Bandung,** Dukungan modal yang diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia telah berperan signifikan dalam mengembangkan usaha kopi yang dikelola oleh Farhan Fauzan. Farhan, yang merupakan perajin kopi berusia 44 tahun asal Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengungkapkan bahawa bantuan ini tidak hanya meningkatkan kualitas produknya, tetapi juga memperluas akses pasar hingga ke luar negeri. Dalam penjelasannya di Jakarta, Farhan menyatakan bahwa sebelum menerima dukungan dari Baznas, dirinya hanya merupakan perajin kopi biasa. Namun sekarang, produknya tidak hanya berkualitas tinggi tetapi juga telah mendapatkan respon positif di pasar internasional. "Kami sekarang telah berhasil memproduksi kopi berkualitas yang diminati banyak orang, bahkan hingga ke luar negeri," ujar Farhan. Awalnya, Farhan hanya mengolah biji kopinya untuk kebutuhan pribadi. Namun, seiring dengan pertumbuhan usahanya, kini ia mampu memproduksi berbagai jenis kopi. Keberhasilan ini tak terlepas dari suburnya tanaman kopi di kawasan pegunungan Kabupaten Bandung. Farhan menambahkan, "Kopi Lembur bagi kami bukan sekadar minuman, tetapi juga mencerminkan semangat masyarakat yang pantang menyerah." Pihak Baznas pun mengakui pentingnya program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ini untuk menciptakan keberlanjutan ekonomi, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu. Rizaludin Kurniawan, Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan sekaligus Pembina Wilayah Baznas se-Provinsi Jawa Barat, menyatakan rasa apresiasinya terhadap program pemberdayaan UMKM yang sukses di Kabupaten Bandung. “Program ini bukan hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat, dengan harapan dapat mentransformasi mustahik menjadi muzaki di masa depan,” ungkapnya. Yusuf Ali Tantowi, Ketua Baznas Kabupaten Bandung, menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan inisiatif pemberdayaan bagi para perajin kopi seperti yang dilakukan oleh Kedai Kopi Lembur. "Kami ingin Kedai Kopi Lembur menjadi sumber inspirasi bagi komunitas lain di Kabupaten Bandung," katanya. Menurut Yusuf, keberhasilan Kedai Kopi Lembur menunjukkan bahwa kerja keras, semangat kebersamaan, dan dukungan yang tepat dapat membantu masyarakat mengatasi keterbatasan serta mencapai kesuksesan. “Keberhasilan yang diraih oleh Kedai Kopi Lembur harus bisa memotivasi masyarakat lainnya untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi yang ada,” tutup Yusuf. ANTARA