**Borneonews - Tangerang** PT Bank Nationalnobu Tbk, atau yang lebih dikenal dengan Nobu Bank, telah mengambil langkah signifikan dalam upaya melawan praktik perjudian daring. Hingga Agustus 2024, bank ini telah memblokir lebih dari 4.000 rekening yang terindikasi terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut.
Chief Operating Officer Nobu Bank, Steve Marciano Joe, menyatakan bahwa meskipun bank ini merupakan entitas yang masih relatif kecil dibandingkan dengan bank-bank besar lainnya, mereka menyadari potensi penyalahgunaan layanan perbankan untuk praktik ilegal. "Kami berkomitmen untuk melakukan pengawasan secara konsisten," ungkapnya dalam pernyataan di Tangerang.
Steve menyampaikan bahwa keprihatinan masyarakat dan pemerintah mengenai perjudian daring serta penyalahgunaan layanan bank merupakan perhatian serius bagi Nobu Bank. Menyadari dampak besar yang ditimbulkan terhadap kesejahteraan masyarakat, bank ini bertekad melawan praktik ilegal dengan menutup celah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Nobu Bank telah meningkatkan kualitas dalam proses *Customer Due Diligence* (CDD) bagi calon nasabah dan mitra merchant. Langkah ini mencakup identifikasi dan verifikasi melalui sistem daftar terduga teroris dan organisasi teroris, serta data terkait perjudian daring. Selain itu, mereka juga melakukan pengecekan terhadap situs yang terdaftar untuk memastikan keamanan.
Pengawasan terhadap anomali transaksi juga menjadi prioritas, di mana Nobu Bank siap melakukan pembekuan sementara atau pemblokiran rekening jika tim Patroli Siber menemukan indikasi penyalahgunaan. Informasi tentang rekening yang terlibat dalam kegiatan ilegal akan dicatat dalam daftar hitam yang dikeluarkan oleh pihak regulator dan informasi dari penyedia jasa pembayaran lain.
Berkantor pusat di Karawaci, Tangerang, nobu Bank secara aktif mencari situs-situs yang dicurigai menggunakan layanan mereka untuk perjudian daring. Upaya ini termasuk melaporkan hasil temuan tersebut kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk dilakukan penutupan.
Bank ini juga secara rutin melaporkan kegiatan tersebut kepada regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Sebagai langkah preventif, Nobu Bank melakukan sosialisasi dan kampanye tentang bahaya perjudian daring melalui berbagai saluran komunikasi resmi, termasuk situs web, email, dan media sosial.
Sebagai bagian dari industri keuangan, Nobu Bank berkomitmen untuk berkolaborasi dengan semua pelaku jasa keuangan, sejalan dengan arahan OJK. Dengan langkah-langkah preventif dan proaktif yang diambil, diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku perjudian daring dan kegiatan ilegal lainnya, sehingga berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. "Kesamaan komitmen dan kerja sama yang erat dengan rekan-rekan di industri jasa keuangan sangat penting untuk mengurangi dampak negatif di masyarakat," tutup Steve.
ANTARA
Nobu Bank Blokir 4.000 Rekening Terkait Judi Daring Ilegal
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pelatih Interim Arema: Kemenangan atas Dewa karena Maksimalnya Taktik
2 Gol Injury Time Bawa Inter Milan Comeback 2-1 atas Fiorentina
Timnas Indonesia U15 Telan Kekalahan 0-3 dari Wales
Adam Alis Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib atas Garudayaksa 2-1
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Komentar (0)
Memuat komentar…






