KUPANG –
**Borneonews - Kupang**, Kantor Imigrasi Atambua, yang berada di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah mencatat bahwa sebanyak 953 peziarah dari wilayah tersebut melintasi perbatasan menuju Timor Leste. Mereka berencana untuk menghadiri Misa Akbar yang dipimpin oleh Paus Fransiskus. Kepala Kantor Imigrasi Atambua, Indra Maulana Dimyati, menginformasikan bahwa jumlah peziarah tersebut tercatat pada hari Senin, sebelum pelaksanaan misa yang dijadwalkan pada hari Selasa pukul 16.00 waktu setempat di Tasitolum, Kota Dili, Timor Leste. Seiring dengan persiapan menjelang kegiatan keagamaan tersebut, Indra menjelaskan bahwa peziarah yang melintas berasal dari dua keuskupan di NTT, yaitu Keuskupan Atambua dan Keuskupan Agung Kupang. Untuk mendukung perjalanan para peziarah, pelayanan keimigrasian di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota Ain telah dibuka sejak pukul 06.00 hingga 24.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA) pada hari Senin yang lalu. Kantor Imigrasi Kupang mengambil langkah ekstra untuk memastikan kelancaran perjalanan para peziarah, dan Indra mengungkapkan rasa syukurnya karena semua proses perlintasan berlangsung dengan aman dan terkendali. Untuk layanan imigrasi pada hari Selasa, hanya peziarah yang diperbolehkan melintasi. Indra menekankan bahwa tidak ada layanan bagi mereka yang tidak terkait dengan kegiatan keagamaan tersebut. Pelayanan pada hari ini dijadwalkan dari pukul 06.00 hingga 12.00 WITA, kemudian ditutup sementara dan akan dibuka kembali pada pukul 18.00 WITA hingga 24.00 WITA. Dengan demikian, dari pukul 12.00 hingga 18.00 WITA, semua perlintasan akan ditutup untuk memberikan ruang bagi layanan yang berfokus pada para peziarah. ANTARA