BORNEONEWS, Sampit - Meski tahun ini Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, gagal meraih Piala Adipura, pemerintah kabupaten setempat masih bisa berbangga hati. Penghargaan Adiwiyata Mandiri Nasional berhasil diraih tiga sekolah di daerah ini. Piala itu kemudian diarak keliling kota.

"Pemkab Kotim bangga, tiga sekolah di daerah ini bisa meraih Adiwiyata Mandiri. Kami tunggu sembilan sekolah lainnya juga bisa meraih penghargaan serupa," kata Sekretaris Daerah Putu Sudarsana, saat memberikan sambutan penyambutan Adiwiyata Mandiri, di halaman SMAN 1 Sampit, Senin (25/7/2016).

Menurut dia, Piala Adiwiyata Mandiri tidak bisa serta merta diraih. Sekolah tidak bisa hanya berpangku tangan untuk mendapatkannya.

"Kalau saja bisa dengan menambah cleaning servis atau tenaga honorer, apa sulitnya dilakukan. Tetapi itu tidak bisa. Adiwiyata Mandiri bisa diraih dengan keikutsertaan semua pihak di sekolah, baik guru maupun para siswa," ujarnya.

Tujuan program Adiwiyata adalah menciptakan kondisi yang nyaman bagi sekolah untuk menjadi tempat kegiatan belajar mengajar sekaligus mengajak warga sekitar sekolah untuk berpartisipasi.

Dalam kesempatan itu Putu meminta instansi terkait yakni dinas pendidikan bersama badan lingkungan hidup, duduk bersama dengan kepala sekolah untuk membicarakan terget Adiwiyata Mandiri maupun Green School tingkat ASEAN.

"Bagaimana pemerintah daerah sebagai fasilitator, dan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk pembinaan kepada sekolah," cetus dia.

Sementara itu, hanya empat sekolah di Kalimantan Tengah yang meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri 2016 dari 111 sekolah tingkat SD, SMP, SMA dan SMK se-Indonesia yang meraih penghargaan serupa. Tiga sekolah penerima Adiwiyata Mandiri berasal dari Kotawaringin Timur, yakni SMAN1 Sampit, SMKN 1 Sampit, dan SMKN 2 Sampit.

Usai penyambutan, para siswa dan guru dari tiga sekolah itu berkumpul dan melakukan konvoi keliling Kota Sampit, dimulai dari SMAN 1 Sampit. Arak-arakan ini sebagai luapan rasa bangga atas keberhasilan mereka dalam meraih Piala Adiwiyata Mandiri. (RIFQI/m)