JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Rapat Paripurna yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada masa persidangan I tahun anggaran 2024-2025 telah mengambil keputusan penting. Dalam rapat tersebut, DPR menyetujui laporan dari Komisi III untuk menolak usulan mengenai 12 calon hakim agung dan hakim ad hoc hak asasi manusia (HAM) yang diajukan oleh Komisi Yudisial untuk tahun 2024 terkait Mahkamah Agung. Ketua DPR RI, Puan Maharani, memimpin rapat di kompleks parlemen Senayan dan mengajukan pertanyaan mengenai kesepakatan tersebut. Ia bertanya, "Apakah laporan dari Komisi III DPR RI yang memutuskan untuk tidak menyetujui keseluruhan calon hakim agung dan hakim ad hoc HAM tahun 2024 bisa disetujui untuk ditetapkan?" Jawaban dari anggota DPR yang hadir adalah "Setuju." Sebelum proses persetujuan berlangsung, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh, memberikan penjelasan terkait proses pengambilan keputusan yang berlangsung di komisinya. Dia mengungkapkan bahwa setelah melakukan evaluasi, ditemukan dua calon dari 12 nama yang diusulkan tidak memenuhi syarat yang telah ditetapkan dalam Pasal 7 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 mengenai Mahkamah Agung, yang menyatakan bahwa calon hakim harus memiliki pengalaman minimal 20 tahun. Selanjutnya, Pangeran menjelaskan bahwa dua individu yang tidak memenuhi persyaratan tersebut adalah Hari Sih Advianto, seorang calon hakim agung untuk kamar tata usaha negara khusus pajak, yang memulai karir sebagai hakim sejak 2016, dan Tri Hidayat Wahyudi yang bergabung sebagai hakim sejak 2010. Sebagai tindak lanjut dari penemuan ini, pada 28 Agustus 2024, Komisi III DPR RI mengadakan rapat internal. Dalam pertemuan tersebut, sembilan fraksi yang hadir bersepakat untuk menolak semua calon hakim agung dan hakim ad hoc HAM yang diusulkan oleh Komisi Yudisial. Sebagai tambahan informasi, berikut adalah daftar calon hakim agung dan hakim ad hoc HAM tahun 2024 yang diajukan kepada DPR RI: **Daftar Calon Hakim Agung** I. Kamar Pidana 1. Abdul Azis - Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Medan 2. Annas Mustaqim - Hakim Tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI 3. Aviantara - Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Manado II. Kamar Perdata Ennid Hasanuddin - Panitera Muda Perdata Mahkamah Agung RI III. Kamar Agama Muhayah - Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda IV. Kamar Tata Usaha Negara Mustamar - Inspektur Wilayah III Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI V. Kamar Tata Usaha Negara (Khusus Pajak) 1. Diana Malemita Ginting - Auditor Utama pada Inspektorat II Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan 2. Hari Sih Advianto - Hakim Pengadilan Pajak 3. Tri Hidayat Wahyudi - Hakim Pengadilan Pajak **Daftar Calon Hakim Ad Hoc HAM di Mahkamah Agung** 1. Agus Budianto - Dosen Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan 2. Bonifasius Nadya Arybowo - Hakim Ad Hoc Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung 3. Mochammad Agus Salim - Dosen S-2 Fakultas Hukum Universitas Trisakti ANTARA