**Borneonews - Medan**, Tim hoki indoor putra dari Sumatera Utara harus menerima kenyataan berada di peringkat lima dalam klasemen akhir Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI-2024. Dalam pertandingan penentuan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Universitas Negeri Medan pada 10 September 2024, Sumatera Utara berhasil mengalahkan lawan mereka, Jawa Tengah, dengan skor 5-2.
Selama rangkaian pertandingan, Sumatera Utara mengumpulkan total tiga poin dari enam laga yang telah dijalani. Sayangnya, pada fase penyisihan kelompok, tim ini tidak mampu meraih kemenangan sekalipun. Mereka memulai turnamen dengan kekalahan pada pertandingan pertama melawan Papua, dengan skor 1-2. Pada pertandingan berikutnya, Sumatera Utara kembali mengalami kegagalan ketika bertanding melawan Jawa Tengah, yang harus mengakui kekalahan 2-3. Masih belum beruntung, mereka juga kalah dari Banten dengan skor 2-4, kemudian ditumbangkan oleh Jawa Timur dengan 6-2, dan di akhir pekan jatuh ke tangan Jawa Barat dengan skor mencolok 9-1.
Pelatih tim, Nurhayati, menyatakan bahwa hasil yang diperoleh tim merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para pemain. Meskipun mereka hanya menyelesaikan di peringkat lima, Nurhayati memberikan apresiasi kepada anak asuhnya atas semangat juang yang tidak padam hingga pertandingan terakhir.
"Meski hasilnya tidak seperti yang diharapkan, hari ini adalah momen kemenangan bagi kami. Kami akhirnya menempati peringkat lima. Usaha kami tidak sia-sia. Kami percaya bahwa setiap usaha yang dilakukan adalah langkah paling baik," ungkapnya setelah pertandingan berlangsung.
Ia juga menambahkan bahwa pengalaman dari ajang olahraga nasional ini sangat berharga bagi para pemain yang didominasi oleh generasi muda. Banyak dari pemain ini yang tampil untuk pertama kalinya di kompetisi bergengsi seperti PON 2024. "Pengalaman ini sangat berharga. Para pemain muda ini sangat membutuhkan bimbingan dan pengalaman lebih," ujarnya.
Nurhayati merasa bangga dengan pencapaian timnya dan prestasi yang telah diraih dalam ajang ini. Meskipun peringkat yang dicapai tidak maksimal, ia menekankan pentingnya usaha yang telah diperlihatkan oleh para pemain. "Untuk ke depannya, kami akan membicarakannya nanti. Yang terpenting adalah anak-anak sudah berjuang keras pada hari ini," tutupnya.
ANTARA
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Kemendikdasmen Beri Fleksibilitas Susulan TKA untuk Wilayah Karhutla
James T. Collins: Hilangnya Bahasa Daerah Ancam Identitas Etnis Dayak Tola'
Bupati Gumas Dukung Polri Berantas Sarang Narkoba secara Berkelanjutan
Pemkab Kobar Dorong Akses Keuangan Merata, UMKM hingga Masyarakat Desa Jadi Sasaran
Komentar (0)
Memuat komentar…







