JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Tim Nasional (Timnas) Australia mengusung misi untuk bangkit setelah mengalami kekalahan mengejutkan, sementara Timnas Indonesia siap memberikan kejutan di kancah sepak bola Asia. Pertandingan menarik ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada pukul 19.00 WIB malam ini. Australia, yang saat ini menduduki peringkat 24 dunia, baru saja mengalami kekalahan di kandang sendiri dari Bahrain, tim yang berada di peringkat 80 dunia. Dalam pertandingan tersebut, Socceroos harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Kusini Yengi mendapatkan kartu merah pada menit ke-77. Mereka akhirnya kebobolan melalui gol bunuh diri Harry Souttar di menit ke-89, yang semakin memperburuk keadaan tim. Kekalahan tersebut merupakan sinyal bahaya bagi Australia, karena reputasi mereka sebagai tim besar yang telah enam kali berpartisipasi di Piala Dunia dipertaruhkan. Ironisnya, mereka harus menghadapi Indonesia, tim yang kini tengah menunjukkan performa positif setelah menahan imbang Arab Saudi 1-1 di Jeddah. Pelatih timnas Australia, Graham Arnold, mengakui bahwa kekalahan dari Bahrain mengecewakan, namun dia menekankan pentingnya bagaimana timnya merespons situasi tersebut. Dalam upaya untuk mempersiapkan diri, Australia datang ke Jakarta secepatnya, sehari setelah pertandingan melawan Bahrain, untuk mempersiapkan diri lebih awal dari tuan rumah yang baru menyelesaikan laganya sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Alessandro Circati, bek tengah Australia, menyatakan bahwa timnya telah siap baik secara strategi maupun aklimatisasi dengan cuaca panas dan lembab di Indonesia. Ia percaya bahwa mereka mampu mengatasi suasana di SUGBK yang akan dipenuhi oleh suporter fanatik Garuda. "Setiap pertandingan harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Kami berusaha mencari ruang dan mendorong lawan keluar dari strategi mereka agar tidak bisa bermain dengan nyaman," ungkap Circati mengenai kesiapan timnya. Di sisi lain, PSSI telah memastikan bahwa lebih dari 60.000 penggemar timnas Indonesia akan memadati stadion pada laga melawan Australia, dengan semua tiket cepat terjual habis. Arnold memprediksi bahwa dukungan tersebut bisa menjadi beban psikologis yang berat bagi tim tuan rumah. Pelatih Shin Tae-yong ikut bersuara, menegaskan bahwa mentalitas timnya sudah berubah. Mereka tidak takut pada lawan, termasuk Australia yang merupakan tim terkuat di Asia setelah Jepang, Iran, dan Korea Selatan. Sejak menangani Garuda pada akhir 2019, Shin telah membawa perubahan positif yang kini mulai terlihat hasilnya. Shin menampik peringkat dunia FIFA yang memposisikan Australia jauh di atas Indonesia. Dia menegaskan, selama permainan dilakukan, segala hal mungkin saja terjadi di lapangan. "Kami adalah tim yang tidak kenal menyerah, meskipun kami berada di peringkat yang lebih rendah," ujarnya. Laga malam ini adalah pertemuan ketiga antara Shin dan tim Australia. Pertemuan pertama berakhir kurang baik bagi Indonesia, namun mereka kembali menunjukkan kekuatan dalam kategori umur U-23 dengan mengalahkan Olyroos 1-0. Kini, momen yang tepat bagi Indonesia untuk mencetak kemenangan serupa seperti pada tahun 1981 silam. Dalam catatan pertemuan sebelumnya, Indonesia hanya mencatat satu kemenangan dari 19 laga yang telah berlangsung, dengan hasil imbang tiga kali dan mengalami 15 kekalahan. Timnas Australia yang tampil konsisten di Piala Dunia telah menjadikan Indonesia sebagai lawan yang harus diperhitungkan. Empat nilai penting di pertandingan ini akan semakin meningkatkan kepercayaan diri tim Garuda sekaligus membuka peluang untuk meraih posisi kedua pada putaran ketiga dan berpeluang melaju ke Piala Dunia 2026 yang akan dihelat di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Pada laga ini, Shin Tae-yong diperkirakan akan menurunkan skuat terbaiknya. Kembalinya Justin Hubner setelah menjalani hukuman kartu kuning memberikan kekuatan ekstra. Kiper Maarten Paes diharapkan tampil impresif setelah penampilan gemilangnya sebelumnya, dan dia sangat menantikan atmosfer dari ribuan suporter di SUGBK. "Atmosfer di SUGBK sangat menakjubkan, saya sudah melihat beberapa video dan kehadiran suporter sangat terasa," kata Paes. Dengan formasi yang dipilih, timnas Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan kerja sama di lini depan untuk merebut kemenangan. Berikut adalah daftar prediksi susunan pemain Indonesia melawan Australia: Maarten Paes, Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner, Sandy Walsh, Calvin Verdonk, Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye, Witan Sulaeman, Ragnar Oratmangoen, dan Rafael Struick. ANTARA