JAKARTA –
**Borneonews - Bangka Selatan**, Wakil Presiden Ma'ruf Amin baru-baru ini meresmikan revitalisasi Pasar Toboali, yang terletak di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung. Peresmian tersebut berlangsung pada hari Selasa dan menjadikan pasar ini sebagai salah satu pasar rakyat paling megah di wilayah tersebut. Dalam sambutannya, Wapres Ma'ruf Amin menegaskan, "Hari ini, saya akan meresmikan salah satu pasar rakyat termegah dan modern di Provinsi Bangka Belitung, yaitu Pasar Toboali." Ia menjelaskan bahwa keberadaan pasar rakyat memainkan peran penting dalam dinamika ekonomi suatu daerah, berkontribusi secara langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Revitalisasi Pasar Toboali bertujuan untuk menyediakan fasilitas yang nyaman dan modern, baik bagi pedagang maupun pembeli. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta menciptakan lingkungan usaha yang lebih kondusif bagi masyarakat sekitar. Lebih lanjut, Wapres menekankan pentingnya pembangunan dan revitalisasi pasar rakyat. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga menjadi sumber pendapatan bagi pedagang kecil dan menengah. "Pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan jalan tol atau pusat perbelanjaan modern. Segala perhatian pemerintah juga tercurah pada pasar-pasar rakyat dan jalan-jalan di lingkungan sekitar," ungkapnya. Wapres optimis bahwa Pasar Toboali akan menjadi pusat distribusi yang strategis untuk produk unggulan daerah, seperti kerajinan tangan lokal dan bahan pangan berkualitas yang berasal dari sektor perikanan, perkebunan, dan pariwisata bahari yang dimiliki Bangka Selatan. Menurut catatan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), revitalisasi pasar ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang diberikan pada bulan Oktober 2022. Pekerjaan konstruksi renovasi pasar dimulai pada bulan November 2023 dan rampung pada 4 Juli 2024. Setelah proses serah terima kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Pasar Toboali kini telah dipergunakan oleh para pedagang. Sebelum proyek renovasi dilaksanakan, pasar tersebut memiliki luas lahan 2.445 meter persegi dan hanya mampu menampung 48 kios pedagang. Kini, pasar yang telah dibangun dengan dua lantai ini bisa menampung 68 kios pedagang serta delapan kios kuliner, lengkap dengan fasilitas parkir untuk mobil dan sepeda motor. "Pasar yang sebelumnya dalam kondisi kumuh dan rusak, sekarang telah direvitalisasi menjadi lokasi yang lebih baik. Jumlah pedagang pun meningkat menjadi 68, dan masih banyak yang antre untuk berjualan di sini," jelas Wapres menambahkan. ANTARA