**Borneonews - Batulicin**, Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, menunjukkan komitmen yang tinggi dalam mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan menjalin sinergi yang erat bersama berbagai pihak melalui Program Desa Binaan Imigrasi Kelas II Batulicin.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin, Ferizal, menjelaskan bahwa pelaksanaan Timpora kali ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antarlembaga dalam menangani TPPO, yang diketahui semakin marak terjadi di daerah-daerah rawan. Rangkaian kegiatan ini melibatkan instansi-instansi seperti kepolisian, TNI, kejaksaan, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya, yang bersama-sama membentuk pola pengawasan yang menyeluruh di Desa Binaan Imigrasi.
Program ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya TPPO, sekaligus memperkuat koordinasi antar-lembaga dalam mendeteksi dan mencegah aktivitas ilegal, terutama yang berkaitan dengan perdagangan orang serta pengawasan yang berkaitan dengan keberadaan orang asing di Kabupaten Kotabaru.
Dalam pelaksanaannya, rapat Timpora juga menghadirkan sesi sosialisasi dan tanya jawab mengenai Desa Binaan Imigrasi kepada seluruh *stakeholder*. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai cara melaporkan aktivitas yang mencurigakan serta memahami peran penting mereka dalam menjaga keamanan lingkungan.
Ferizal menekankan bahwa Desa Binaan Imigrasi merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk mencegah TPPO. Partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat membantu dalam menekan jumlah kasus TPPO hingga tingkat yang minimal.
Lebih lanjut, keberadaan Desa Binaan Imigrasi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pendampingan ekonomi. Dengan pemberdayaan ekonomi lokal yang baik, masyarakat akan lebih sedikit tergoda oleh tawaran pekerjaan yang kerap kali berujung pada eksploitasi, sehingga potensi mereka menjadi korban TPPO dapat ditekan.
Dengan adanya sinergitas Timpora yang terbangun dalam Program Desa Binaan Imigrasi, diharapkan penanganan TPPO dapat dilakukan secara lebih efektif. Kerja sama yang kuat antara semua pihak akan membawa harapan untuk menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman perdagangan manusia menuju kenyataan yang diharapkan oleh masyarakat.
ANTARA
Sinergi Timpora dan Desa Binaan Imigrasi Cegah TPPO di Tanah Bumbu
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







