**Borneonews - Banda Aceh**, Penjabat Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, menunjukkan dukungannya kepada tim panjat tebing putri yang berkompetisi di **PON XXI** yang berlangsung di Wilayah Aceh. Dalam kunjungannya ke kompleks Stadion Harapan Bangsa pada hari Selasa, ia menyampaikan harapan, Mudah-mudahan bisa mencapai emas.
Sang Made Mahendra Jaya berada di Banda Aceh dalam rangka menghadiri pembukaan perhelatan olahraga terbesar di tanah air yang diselenggarakan setiap empat tahun tersebut pada hari Senin, sebelumnya. Menjelang kepulangannya ke Bali pada hari Selasa, ia meluangkan waktu untuk menyaksikan pertandingan babak kualifikasi panjat tebing, khususnya pada nomor *speed* perorangan putri.
Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, serta Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan. Bersama mereka, Mahendra Jaya menyaksikan perjuangan atlet-atlet Bali di ajang tersebut.
Pada babak kualifikasi tersebut, terdapat tiga atlet panjat tebing putri yang berlaga. Mereka adalah Desak Nyoman Widianingsih, Kadek Adi Asih, serta Desak Made Rita Kusuma Dewi, yang merupakan finalis Olimpiade Paris 2024. Desak Rita ini salah satu harapan dari kontingen Bali untuk mendapatkan emas, tambahnya.
Sebagai informasi, Provinsi Bali mengirimkan sebanyak 549 atlet yang mengikuti 49 cabang olahraga, menjadikan jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan pada PON XX di Papua yang hanya memberangkatkan 235 atlet. Pada PON XX di Papua, Bali berhasil meraih peringkat kelima dengan perolehan 28 medali emas dari 34 provinsi. Kali ini, pada PON XXI, Bali menargetkan untuk mengumpulkan 45 medali emas dari 37 provinsi, termasuk juga kontingen dari Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hingga hari Selasa, Provinsi Bali telah meraih tiga medali emas, dua perak, dan tujuh perunggu. Medali emas tersebut berasal dari cabang olahraga balap sepeda putri serta dua dari kriket, baik putra maupun putri. Untuk medali perak, dua di antaranya berasal dari cabang olahraga kriket putri dan balap sepeda putri.
Sementara itu, medali perunggu diperoleh dari cabang paramotor dengan dua medali, serta satu medali masing-masing dari balap sepeda campuran, kriket putra, renang perairan terbuka 5.000 meter, 10.000 meter putri, dan sepak takraw ganda putri. Dua medali perunggu lainnya diperoleh dari muaythai putri untuk kelas 48 kilogram dan 54 kilogram, yang dijadwalkan untuk diserahkan setelah partai final berlangsung pada hari Selasa ini dan belum tercatat dalam sistem medali PON XXI.
ANTARA
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Komentar (0)
Memuat komentar…







