SAMARINDA –
**Borneonews - Samarinda**, Sebanyak 54 kafilah yang terbagi menjadi dua kategori, yakni sembilan regu putra dan sembilan regu putri, sedang bersaing dalam Musabaqah Fahmil Quran yang menjadi bagian dari MTQ Nasional XXX Tahun 2024 di Kalimantan Timur. Ketua Majelis Dewan Hakim, Kiai Haji Zaini Kasyful Anwar, menjelaskan bahwa Musabaqah Fahmil Quran merupakan kompetisi yang dirancang untuk mengukur sejauh mana pengetahuan para peserta mengenai Al Quran, *hadis*, serta pemahaman mereka terhadap dunia Islam secara menyeluruh. Dalam konteks ini, Zaini Kasyful Anwar menekankan bahwa kompetisi ini tidak semata-mata ajang perlombaan. Lebih dari itu, ia berfungsi sebagai sarana pendidikan yang efektif. "Melalui kegiatan ini, kami berharap generasi muda dapat lebih mencintai Al Quran dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya," tuturnya. Setiap regu, yang masing-masing terdiri dari tiga anggota, berkompetisi dalam menjawab beragam pertanyaan terkait Al Quran dan aspek-aspek keislaman. Dengan adanya siaran langsung, masyarakat di seluruh penjuru Indonesia berkesempatan untuk menyaksikan langsung penampilan para peserta muda yang memiliki potensi besar. "Kompetisi ini tidak hanya menekankan pada kemampuan menghafal, tetapi juga menguji skill berpikir kritis dan analitis," ungkap Zaini. Ia juga menambahkan bahwa proses penilaian dilakukan secara objektif dan transparan, dengan tujuan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas di antara peserta. Dalam sistem penilaian yang diterapkan, jawaban dengan akurasi minimal 20 persen akan mendapatkan poin. Sebaliknya, jika terdapat kesalahan dalam menjawab, peserta akan mengalami pengurangan nilai. Untuk soal paket, hanya juru bicara dari regu yang diizinkan memberikan jawaban, sementara dalam soal rebutan, seluruh anggota regu dapat berpartisipasi. Dengan pengaturan ini, diharapkan setiap peserta dapat menampilkan kecerdasan serta membangun kerja sama tim yang solid, tanpa mengabaikan sportivitas. Kompetisi ini menjadi salah satu acara paling dinanti dalam MTQ Nasional XXX Tahun 2024. Lebih dari sekadar ajang unjuk kemampuan di bidang keagamaan, kegiatan ini juga berperan penting dalam memperkokoh wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda. ANTARA